Heboh! Istri Presiden Prancis Digugat karena Dituduh Dulunya Laki-Laki

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Istri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Brigitte Macron, akhirnya mengajukan banding setelah dua perempuan yang menyebarkan rumor soal dirinya dibebaskan oleh pengadilan sebelumnya.

Dilansir dari AFP, Senin (14/7), isu palsu soal identitas gender Brigitte udah lama beredar di media sosial. Salah satu yang bikin heboh adalah klaim bahwa Brigitte dulunya adalah laki-laki bernama Jean-Michel Trogneux, yang sebenarnya adalah nama saudara kandungnya.

Isu ini makin ramai karena perbedaan usia 24 tahun antara Brigitte dan sang suami, Emmanuel Macron, juga sering jadi bahan omongan publik.

Kasus ini bermula dari video berdurasi empat jam yang diunggah ke YouTube pada Desember 2021. Dalam video itu, seorang wanita bernama Amandine Roy yang mengaku sebagai cenayang mewawancarai Natacha Rey, yang mengklaim dirinya sebagai jurnalis independen.

Mereka menuduh Brigitte menyembunyikan masa lalunya sebagai laki-laki, dan menyebutnya sebagai "kebohongan negara" serta bentuk "penipuan".

Konten tersebut langsung viral dan jadi bahan perbincangan, terutama di kalangan penganut teori konspirasi, termasuk di Amerika Serikat.

Pada September tahun lalu, pengadilan memutuskan bahwa kedua perempuan itu harus membayar denda masing-masing EUR 8.000 (sekitar Rp 151,9 juta) kepada Brigitte dan EUR 5.000 (sekitar Rp 94,9 juta) kepada saudaranya.

Tapi kini, Brigitte dan kuasa hukumnya, Jean Ennochi, memilih naik banding ke Pengadilan Kasasi—pengadilan tertinggi di Prancis. Saudara laki-lakinya pun melakukan hal yang sama untuk memperjuangkan keadilan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN