Ahli Gizi Bongkar Khasiat Minyak Zaitun, Ternyata Baik untuk Banyak Organ Tubuh!

Ket. Ilustrasi visual minyak zaitun yang menurut ahli gizi baik untuk organ tubuh.

Doc: Antara foto/Pexels-Pixabay

JAKARTA - Minyak goreng telah mendapatkan banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir karena adanya kekhawatiran terkait dampaknya pada kesehatan ketika sering dikonsumsi.

Menurut siaran Real Simple pada Selasa (1/9) waktu setempat, tiap minyak menawarkan manfaat dan memiliki keunikannya sendiri. Beberapa mendukung sitem tubuh tertentu lebih dari jenis lainnya.

Namun, menurut para ahli gizi, minyak zaitun ekstra virgin atau yang kerap diketahui sebagai EVOO merupakan pilihan terbaik untuk mendukung tidak hanya otak, jantung, dan usus, tetapi juga area kesehatan lainnya.

“Minyak zaitun ekstra virgin adalah satu-satunya minyak yang akan saya rekomendasikan bagi seseorang yang ingin mendukung kesehatan jantung, otak, dan usus sekaligus,” kata ahli diet terdaftar dan pemilik Anna Smith Nutrition Anna Smith, MS, RDN, LDN.

Smith menyampaikan manfaat ini sebagian besar dikaitkan dengan profil asam lemak dan kandungan polifenol minyak zaitun.

Minyak zaitun extra virgin juga dapat mendukung mikrobioma usus yang lebih sehat dan penghalang usus yang lebih kuat. Ini adalah kabar baik bagi kekebalan tubuh, kesehatan otak, dan pencegahan penyakit kronis, karena mikrobioma usus secara positif mendukung beberapa aspek kesehatan secara keseluruhan.

Sedangkan menurut ahli diet dan pemilik Sheri The Plant Strong Dietitian Sheri Gaw, RDN, CDCES, polifenol merupakan kategori senyawa tumbuhan yang biasa dikaitkan dengan pengurangan peradangan dan manfaat kesehatan otak.

"Menurut tinjauan tahun 2023, sebelas studi menemukan hubungan positif antara minyak zaitun dan kesehatan kognitif,” kata Gaw.

Menurutnya, ini mungkin karena polifenol telah ditemukan berpotensi membantu melindungi jalur saraf dari penurunan kognitif. Polifenol juga berperan dalam manfaat kesehatan usus dari minyak zaitun.

Ahli diet terdaftar dan Juru Bicara Akademi Nutrisi dan Dietetik Gretchen Zimmermann, MBA, RDN, CDCES, CSOWM, DipACLM menyampaikan bahwa minyak zaitun ekstra virgin bertindak sebagai prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus seperti Lactobacillus.

Sementara itu lemak sehat dalam minyak zaitun, terutama lemak tak jenuh tunggal asam oleat jika dikombinasikan dengan polifenolnya, dapat mengubah keadaan untuk kesehatan jantung.

“Minyak zaitun extra virgin dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, terutama ketika menggantikan mentega, mayones, dan lemak susu. Polifenol dan jenis lemak yang ditemukan dalam minyak zaitun extra virgin bekerja bersama untuk menurunkan kolesterol jahat dan melindungi pembuluh darah dari peradangan,” kata Zimmermann.

Penelitian memvalidasi efek ini berulang kali. Mengutip tinjauan tahun 2025, Gaw menyebut beberapa penelitian menunjukkan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dengan kepatuhan pada Diet Mediterania yang kaya minyak zaitun ekstra virgin.

Selain itu, kandungan lemak minyak zaitun membantu memperlambat pencernaan, mengurangi respons gula darah, memiliki manfaat metabolisme utama, terutama bagi penderita diabetes tipe 28 atau pradiabetes.

Minyak zaitun juga merupakan sumber vitamin E yang larut dalam lemak yang sangat baik, yang dapat mendukung kesehatan kekebalan tubuh dan kulit.

Lebih lanjut, Smith menyampaikan bahwa ada banyak cara lezat untuk menikmati minyak zaitun di rumah, mulai dari hidangan gurih hingga makanan manis.

Minyak itu adalah pilihan yang paling tidak dimurnikan, sehingga mempertahankan lebih banyak polifenol dan mikronutrien, seperti vitamin E, yang memperkuat manfaat kesehatannya. Namun, minyak zaitun extra virgin memiliki titik asap yang lebih rendah yakni sekitar 375 derajat fahrenheit hingga 400 derajat fahrenheit, sehingga kurang cocok untuk memasak dengan suhu tinggi dibandingkan dengan minyak zaitun olahan, yang umumnya dapat digunakan pada suhu hingga sekitar 450 derajat fahrenheit.

Selain itu, minyak populer ini juga dapat digunakan untuk resep manis seperti kue, tart, dan bahkan es krim.

Ia mengatakan pastikan untuk menyimpan minyak zaitun di tempat gelap di dapur agar masa simpannya lebih lama. Meskipun minyak zaitun ekstra virgin dan minyak zaitun biasa kaya akan manfaat kesehatan, Smith tetap menyarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang, karena keduanya merupakan makanan berkalori tinggi.

“Minyak zaitun mengandung sekitar 120 kalori per sendok makan, jadi kesadaran akan porsi tetap penting meskipun itu adalah lemak sehat,” demikian Smith.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN