Tubuh Memar Tanpa Sebab Seperti Jeje Slebew? Begini Penjelasan Medisnya
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Munculnya memar secara tiba-tiba di tubuh sering kali membuat seseorang khawatir. Tidak sedikit yang mengaitkannya dengan penyebab mistis atau penyakit serius.
Padahal, dari sudut pandang medis, memar tanpa rasa sakit dan tanpa benturan yang disadari merupakan kondisi yang cukup umum terjadi dan memiliki berbagai penyebab yang dapat dijelaskan secara ilmiah.
Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit, yang disebut kapiler, pecah. Darah kemudian merembes ke jaringan di sekitarnya sehingga menimbulkan bercak berwarna kebiruan, ungu, atau kehitaman.
Pada banyak kasus, seseorang tidak merasakan nyeri karena kerusakan jaringan yang terjadi sangat ringan. Bahkan, sebagian orang baru menyadari adanya memar saat melihatnya di cermin atau ketika berganti pakaian.
Benturan Ringan
Salah satu penyebab paling umum adalah benturan ringan yang tidak disadari. Aktivitas sehari-hari seperti menyenggol sudut meja, terbentur pintu, atau membawa barang berat dapat menyebabkan kapiler pecah. Karena benturannya sangat ringan, otak sering kali tidak mengingat kejadian tersebut, sehingga memar tampak muncul tanpa sebab.
Faktor Usia
Faktor usia juga berperan besar. Seiring bertambahnya umur, kulit menjadi lebih tipis dan lapisan lemak yang melindungi pembuluh darah berkurang.
Selain itu, pembuluh darah kehilangan elastisitas sehingga lebih mudah pecah meski hanya mengalami tekanan ringan. Kondisi ini dikenal sebagai purpura senilis dan cukup sering ditemukan pada orang lanjut usia.
Kekurangan Nutrisi
Rekomendasi juga buat kamu:
Penyebab lain yang tidak kalah penting adalah kekurangan nutrisi. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk menjaga kekuatan dinding pembuluh darah, sementara vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah.
Jika asupan kedua vitamin tersebut kurang, pembuluh darah menjadi lebih rapuh sehingga memar lebih mudah muncul. Pola makan yang kurang seimbang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kondisi ini.
Konsumsi Obat-Obatan
Beberapa jenis obat juga dapat memicu memar tanpa disadari. Obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin bekerja dengan menghambat pembekuan darah sehingga perdarahan kecil di bawah kulit lebih mudah terjadi.
Selain itu, penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang dapat menipiskan kulit dan membuat pembuluh darah menjadi lebih rentan pecah.
Meski sebagian besar memar tanpa rasa sakit tidak berbahaya, kondisi ini tetap perlu diwaspadai apabila terjadi terlalu sering, muncul dalam jumlah banyak, atau disertai gejala lain seperti mimisan berulang, gusi mudah berdarah, kelelahan ekstrem, atau perdarahan yang sulit berhenti.
Gejala tersebut dapat mengarah pada gangguan trombosit, kelainan pembekuan darah, penyakit hati, hingga beberapa jenis penyakit autoimun.
Apabila memar terus muncul tanpa penyebab yang jelas, pemeriksaan ke dokter sangat disarankan. Dokter biasanya akan melakukan wawancara mengenai riwayat kesehatan, penggunaan obat-obatan, serta pemeriksaan fisik.
Bila diperlukan, tes darah akan dilakukan untuk menilai jumlah trombosit, fungsi pembekuan darah, maupun kemungkinan adanya gangguan kesehatan lain.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tubuh Memar Tanpa Sebab Seperti Jeje Slebew? Begini Penjelasan Medisnya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!