JAKARTA, KUCANTIK.COM - Banyak banget nih, Cantiks, yang masih bingung soal satu hal penting: "Bisa nggak sih kita hamil tapi tetap haid?"
Jawabannya? Nggak bisa.
Tapi... tenang dulu! Ada penjelasan medisnya yang bikin kamu ngerti kenapa banyak perempuan merasa seperti lagi dapet padahal sebenarnya bun in the oven alias sedang hamil.
Secara medis, kamu nggak akan haid kalau sedang hamil, karena haid itu terjadi ketika sel telur yang nggak dibuahi luruh dari dinding rahim. Nah, kalau kamu hamil, berarti sel telurnya sudah dibuahi dan tubuh kamu sedang bekerja keras menjaga si janin. Jadi ya, haid itu auto off.
Tapi yang bisa terjadi adalah spotting alias pendarahan ringan. Ini biasanya muncul di awal kehamilan dan sering bikin perempuan salah sangka kalau itu adalah menstruasi.
Kalau darahnya sampai cukup banyak untuk ngisi pembalut atau tampon penuh, itu tandanya kamu mungkin nggak sedang hamil, atau bisa juga itu red flag yang perlu langsung dicek ke dokter, apalagi kalau sebelumnya kamu udah test pack dan hasilnya positif.
Kok Bisa Ada Pendarahan Saat Hamil?
Menurut data, sekitar 15–25% ibu hamil mengalami spotting di trimester pertama. Penyebabnya bisa macam-macam, Cantiks, misalnya:
-
Rekomendasi juga buat kamu:
Implantation bleeding: ini darah yang keluar saat si embrio nempel di rahim. Biasanya ringan, warnanya cokelat tua atau merah muda.
-
Perubahan serviks: akibat hormon yang berubah-ubah selama kehamilan.
-
Infeksi atau kondisi serius seperti kehamilan ektopik, hamil anggur, bahkan tanda awal keguguran.
Jadi meskipun terlihat mirip haid, ini sebenarnya bukan menstruasi beneran, ya!
Kalau Berdarah di Trimester Kedua atau Ketiga?
Nah, ini beda cerita, Cantiks. Pendarahan di tengah atau akhir kehamilan harus langsung diperiksa karena bisa jadi tanda kondisi serius seperti:
-
Persalinan prematur
-
Plasenta previa (plasenta nutupin jalan lahir)
-
Solusio plasenta (plasenta lepas sebelum waktunya)
-
Robekan rahim (biasanya terjadi kalau pernah melahirkan sesar)
-
Vasa previa (kondisi langka, tapi bahaya banget)
Intinya, mau darahnya banyak atau sedikit, langsung call your OB-GYN ya, Cantiks!
Jadi, Apa Bedanya Darah Haid dan Darah Saat Hamil?
Darah haid itu biasanya:
-
Datang rutin setiap bulan
-
Dimulai dengan ringan, lalu makin deras, dan lama-lama berhenti
-
Warna merah segar
Sementara pendarahan saat hamil:
-
Lebih ringan, kayak flek
-
Warnanya cenderung merah muda atau cokelat
-
Bisa muncul cuma sekali-dua kali
-
Biasanya nggak disertai kram hebat (kecuali ada kondisi darurat)
Kamu nggak bisa haid saat hamil. Tapi kamu bisa mengalami spotting ringan di awal kehamilan, dan itu hal yang umum. Kalau kamu ragu, apalagi udah tes positif tapi tetap berdarah atau kram parah, jangan menunda: langsung konsultasi ke dokter.
Ingat, darah bukan selalu kabar buruk, tapi bisa jadi warning sign tubuh kamu lagi minta perhatian.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kok Bisa Haid Tapi Hamil? Ini Fakta Medis yang Harus Kamu Tahu! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!