6 Sumber Karbohidrat Cocok untuk Diet, Kalori Kentang Ternyata Lebih Rendah dari Nasi Putih!

Ket. Potret kentang dan nasi putih.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sedang berusaha menurunkan berat badan, tetapi masih bingung memilih sumber karbohidrat? Nasi putih sering kali menjadi makanan pertama yang dibatasi saat diet. Padahal, karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kuncinya bukan selalu menghindari karbohidrat, melainkan memahami kebutuhan tubuh, porsi makan, dan kandungan kalori dari setiap bahan pangan.

Menariknya, sejumlah bahan makanan yang menjadi sumber karbohidrat memiliki kandungan kalori berbeda. Kentang, ubi madu, beras merah, singkong, jagung, hingga nasi putih bisa menjadi pilihan untuk melengkapi menu harian. Namun, perbedaan kalorinya perlu dilihat berdasarkan takaran yang digunakan agar tidak salah memahami informasi gizi.

Berdasarkan daftar kandungan kalori per 100 gram bahan mentah, kentang tercatat memiliki kalori paling rendah di antara enam bahan tersebut. Sementara itu, nasi putih berada di urutan dengan angka kalori tertinggi dalam daftar. Lantas, bagaimana perbandingan lengkapnya?

6 Sumber Karbohidrat dan Kandungan Kalorinya

Berikut daftar kandungan kalori per 100 gram bahan mentah sesuai data yang diberikan.

1. Kentang: 87 kkal

20261023091133_FotoJet---2026-10-23T090831.079.jpg

Dok. Istimewa

Kentang menjadi bahan pangan dengan angka kalori paling rendah dalam daftar ini. Selain mengandung karbohidrat, kentang juga menyediakan kalium dan vitamin C. Cara pengolahannya perlu diperhatikan karena kentang yang digoreng atau diberi banyak mentega dan saus dapat memiliki kalori lebih tinggi dibandingkan kentang rebus.

2. Ubi madu: 100 kkal

20261023091450_620095bf312e4.jpg

Dok. Istimewa

Ubi madu memiliki cita rasa manis alami dan dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat. Bahan pangan ini juga mengandung serat serta sejumlah vitamin dan mineral. Ubi bisa diolah dengan cara dikukus atau dipanggang tanpa tambahan gula berlebihan.

3. Beras Merah: 149 kkal

20261023091555_pexels-polina-tankilevitch-4110253.jpg

Dok. Istimewa

Beras merah dikenal sebagai salah satu pilihan biji-bijian utuh. Kandungan seratnya umumnya lebih tinggi dibandingkan beras putih yang telah mengalami proses penggilingan lebih lanjut. Serat dapat membantu memberikan rasa kenyang dan mendukung kesehatan pencernaan.

4. Singkong: 153 kkal

20261023091717_manfaat-daun-singkong-1_169.jpeg

Dok. Istimewa

Singkong merupakan sumber karbohidrat yang cukup populer di Indonesia. Bahan pangan ini bisa diolah menjadi singkong rebus, kukus, atau berbagai hidangan lainnya. Untuk menu sehari-hari, pilih pengolahan yang tidak menambahkan terlalu banyak minyak, gula, atau santan.

5. Jagung: 154 kkal

20261023091949_FotoJet---2026-10-23T091943.085.jpg

Dok. Istimewa

Jagung dapat menjadi variasi sumber karbohidrat selain nasi. Selain karbohidrat, jagung juga mengandung serat dan sejumlah vitamin. Jagung rebus bisa menjadi pilihan praktis untuk sarapan atau camilan yang mengenyangkan.

6. Nasi putih: 180 kkal

20261023091215_666882690.jpg

Dok. Istimewa

Nasi putih menjadi bahan dengan angka kalori tertinggi dalam daftar ini. Meski begitu, bukan berarti nasi putih harus dihindari saat diet. Nasi tetap bisa dikonsumsi dengan memperhatikan porsi serta menyeimbangkan menu dengan protein, sayuran, dan sumber lemak sehat.

Benarkah Karbohidrat Harus Dihindari Saat Diet?

Jawabannya, tidak. Karbohidrat merupakan sumber energi penting bagi tubuh. Mengurangi asupan secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan nutrisi justru bisa membuat pola makan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Hal yang perlu diingat, angka kalori di atas menggunakan takaran 100 gram bahan mentah. Berat dan kandungan kalori per 100 gram bahan setelah dimasak dapat berbeda karena proses memasak mengubah kadar air dan berat makanan. Karena itu, perbandingan tersebut tidak bisa langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa satu bahan selalu lebih rendah kalori dalam setiap bentuk penyajian.

Selain itu, kebutuhan kalori setiap orang juga berbeda, tergantung usia, ukuran tubuh, aktivitas fisik, dan tujuan kesehatan. Cara memasak serta bahan tambahan seperti minyak, gula, mentega, dan santan turut memengaruhi total kalori makanan.

Jika ingin menurunkan berat badan, fokuslah pada pola makan yang seimbang dan dapat dijalankan secara konsisten. Pilih sumber karbohidrat yang disukai, perhatikan porsinya, lengkapi dengan protein dan sayuran, serta tetap aktif bergerak.

Jadi, dari kentang, ubi madu, beras merah, singkong, jagung, hingga nasi putih, mana yang paling sering menjadi menu harianmu? Tak perlu langsung menghapus nasi dari piring. Memahami porsi dan kebutuhan tubuh jauh lebih penting daripada sekadar memilih makanan dengan angka kalori paling rendah.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN