Perempuan Disebut Butuh Tidur Lebih Lama daripada Laki-Laki, Ini Alasannya
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perempuan mungkin membutuhkan waktu tidur sedikit lebih lama dibandingkan laki-laki.
Hal ini disampaikan oleh peneliti tidur Jim Horne, mantan Profesor Emeritus Psikofisiologi di Loughborough University, Inggris, yang banyak meneliti hubungan antara tidur, kehilangan waktu tidur, dan kebutuhan otak untuk beristirahat.
Menurut Horne, salah satu alasan yang diduga mendasari perbedaan kebutuhan tidur tersebut adalah aktivitas kognitif yang dilakukan perempuan sepanjang hari.
Perempuan dinilai cenderung melakukan berbagai aktivitas mental yang kompleks, termasuk multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus.
Aktivitas tersebut dapat membuat otak membutuhkan waktu pemulihan lebih lama selama tidur. Meski demikian, perbedaan kebutuhan tidur antara perempuan dan laki-laki diperkirakan relatif kecil dan tidak berlaku secara universal bagi semua orang.
Perbedaan durasi tidur yang kerap dikutip dalam pembahasan ini mencapai sekitar 20 menit setiap malam. Artinya, perempuan mungkin membutuhkan tambahan waktu istirahat dibandingkan laki-laki, tetapi kebutuhan tidur setiap individu tetap dapat berbeda.
Rekomendasi juga buat kamu:
Aktivitas Otak dan Multitasking Diduga Memengaruhi Kebutuhan Tidur
Penelitian dan kajian Jim Horne selama berkarier berfokus pada tidur, dampak kekurangan tidur, serta kebutuhan otak untuk memperoleh istirahat yang cukup.
Pandangannya mengenai perbedaan kebutuhan tidur antara perempuan dan laki-laki berkaitan dengan kemungkinan adanya perbedaan beban aktivitas kognitif sehari-hari.
Multitasking dan kegiatan mental yang kompleks membutuhkan perhatian serta kemampuan otak untuk memproses informasi. Tidur berperan penting dalam mendukung pemulihan tubuh dan fungsi kognitif setelah seseorang menjalani aktivitas sepanjang hari.
Namun, penjelasan tersebut tidak berarti semua perempuan memiliki aktivitas otak yang lebih berat daripada laki-laki. Banyak faktor lain yang turut memengaruhi kebutuhan tidur, seperti usia, kondisi kesehatan, aktivitas fisik, tingkat stres, serta kualitas tidur seseorang.
Karena itu, angka tambahan 20 menit sebaiknya dipahami sebagai perkiraan, bukan aturan yang wajib diterapkan oleh setiap perempuan. Tidak semua perempuan membutuhkan waktu tidur lebih lama, dan laki-laki pun dapat memerlukan durasi tidur tambahan sesuai kondisi masing-masing.
Pada akhirnya, kualitas dan kecukupan tidur tetap menjadi hal penting bagi kesehatan. Memperhatikan rasa lelah, menjaga jadwal tidur teratur, serta memberikan waktu istirahat yang cukup dapat membantu seseorang menjaga kebugaran dan konsentrasi sepanjang hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Perempuan Disebut Butuh Tidur Lebih Lama daripada Laki-Laki, Ini Alasannya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!