5 Kota di Dunia yang Layak Masuk Daftar Liburan 2026, Ada Toulouse hingga Abu Dhabi
Ket. 5 Kota di Dunia yang Layak Masuk Daftar Liburan 2026, Ada Toulouse hingga Abu Dhabi
Doc: Getty Images
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kalau mendengar destinasi wisata dunia, Kota Paris, Tokyo, atau London mungkin langsung terlintas di benak. Namun, ada sejumlah kota lain yang juga layak masuk daftar perjalanan berikutnya karena menawarkan pengalaman wisata yang tidak kalah menarik.
Selain mengalami perkembangan ekonomi, kota-kota ini menyuguhkan beragam pengalaman, mulai dari menjelajahi bangunan bersejarah, mencicipi kuliner lokal, menikmati seni dan budaya, hingga mengunjungi kawasan modern yang terus berkembang.
Dilansir dari laman BBC pada Selasa, 20 Oktober 2026, Global Cities Index mengidentifikasi 28 kota yang berkembang pesat pada 2026 dan diperkirakan semakin berpengaruh pada tahun-tahun mendatang.
Perkembangan tersebut tidak hanya terlihat dari aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kehidupan budaya, munculnya kawasan baru, serta jaringan transportasi yang semakin maju.
Lima kota berikut bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman berbeda, baik untuk menikmati sejarah, berburu kuliner, maupun menjelajahi sisi modern sebuah kota.
Rekomendasi juga buat kamu:
1. Kota Toulouse, Prancis
Toulouse bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Prancis di luar Paris. Kota ini diperkirakan mengalami pertumbuhan populasi sekitar 57.000 jiwa dalam empat tahun mendatang.
Iklim yang relatif sejuk, biaya hidup yang lebih terjangkau, serta kualitas hidup yang baik turut menjadikan Toulouse menarik bagi pendatang.
Dari sisi pariwisata, Toulouse menawarkan kafe independen, bar koktail, beragam kuliner, dan aktivitas budaya yang menarik. Kota ini juga dikenal sebagai pusat industri kedirgantaraan dan menjadi lokasi kantor pusat global Airbus.
Wisatawan yang tertarik dengan dunia penerbangan dapat mengunjungi Cité de l'Espace untuk mengenal eksplorasi luar angkasa atau Aeroscopia untuk melihat sejarah penerbangan. Selain itu, ada La Halle de La Machine, tempat seni dan teknologi berpadu melalui pertunjukan makhluk mekanis berukuran besar.
Beragam pilihan tersebut membuat Toulouse cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata budaya, hiburan, dan pengetahuan dalam satu perjalanan.
2. Kota Ho Chi Minh, Vietnam
Ho Chi Minh menjadi pilihan menarik bagi pencinta wisata perkotaan yang ingin merasakan perpaduan sejarah, kehidupan modern, dan kuliner Asia Tenggara. Sektor pariwisatanya juga terus berkembang, dengan lebih dari delapan juta pengunjung internasional pada 2025.
Untuk mengenal sejarahnya, wisatawan dapat mengunjungi Kantor Pos Pusat dan Gedung Opera yang memiliki pengaruh arsitektur kolonial Prancis. Museum Peninggalan Perang juga bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin memahami sejarah konflik di Vietnam.
Jika ingin menjelajahi sisi lain kota, kawasan Cho Lon menawarkan pasar, kuil, dan toko obat tradisional di lingkungan Pecinan bersejarah. Sementara itu, Thao Dien memiliki butik independen, galeri, serta produk dari berbagai merek lokal Vietnam.
Jangan lewatkan kuliner khas seperti banh mi, roti baguette ala Vietnam, com tam atau nasi pecah, serta banh xeo, pancake gurih yang renyah. Ragam kuliner ini menjadi salah satu alasan untuk menikmati Ho Chi Minh lebih dari sekadar wisata sejarah.
3. Kota Warsawa, Polandia
Warsawa menawarkan pengalaman wisata yang memadukan sejarah panjang dengan kehidupan kota modern. Perekonomiannya diproyeksikan tumbuh sekitar 3 persen per tahun, hampir dua kali lipat rata-rata kota-kota Eropa menurut materi sumber.
Bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung, perjalanan bisa dimulai dari Istana Kebudayaan dan Sains, bangunan ikonik dari era Soviet.
Setelah itu, pengunjung dapat menyusuri boulevard Nowy Świat menuju Kota Tua Warsawa, kawasan bersejarah yang dibangun kembali setelah mengalami kehancuran akibat Perang Dunia II.
Selain menikmati arsitektur dan suasana bersejarah, wisatawan juga dapat mencoba kuliner khas Polandia. Salah satunya adalah pączki, donat tradisional yang cocok dinikmati sebagai camilan.
Pilihan lainnya adalah makan di bar mleczny, kedai sederhana yang menyajikan hidangan rumahan dengan harga relatif terjangkau. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat lokal sekaligus menikmati kuliner tradisional.
4. Medellín, Kolombia
Salah satu cara menarik untuk menjelajahi Medellín adalah menggunakan Metrocable, sistem kereta gantung yang menjadi bagian dari transportasi umum kota.
Selain membantu mobilitas warga, moda transportasi ini membawa pengunjung menuju kawasan perbukitan dan menawarkan sudut pandang berbeda terhadap kehidupan kota.
Wisatawan juga bisa mengunjungi Comuna 13, kawasan yang dahulu dikenal dengan tingkat kekerasan tinggi dan kini menjadi tujuan wisata seni jalanan. Mural warna-warni, eskalator, serta pertunjukan musik menjadi bagian dari perjalanan untuk memahami perubahan sosial yang terjadi di kawasan tersebut.
Untuk menikmati suasana yang lebih santai, wisatawan dapat menjelajahi kawasan El Poblado dan Laureles. Kedua kawasan ini menawarkan berbagai pilihan tempat menarik, mulai dari kafe hingga ruang kreatif yang menampilkan karya kreator lokal.
Medellín cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati seni, budaya perkotaan, serta kisah transformasi sebuah kota. Perpaduan transportasi modern dan kehidupan seni jalanan menjadikan kota ini menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya.
5. Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
Abu Dhabi kerap berada di bawah bayang-bayang Dubai, tetapi ibu kota Uni Emirat Arab ini memiliki karakter wisata tersendiri. Kota tersebut telah mengembangkan perekonomiannya dari ketergantungan pada minyak menuju sektor teknologi, energi terbarukan, properti, dan keuangan.
Dari sisi pariwisata, Abu Dhabi menawarkan perpaduan bangunan modern, pantai, dan kawasan alam. Suasananya relatif lebih tenang dibandingkan Dubai, dengan ruang terbuka yang memungkinkan wisatawan berpindah dari pusat kota menuju pesisir atau kawasan hijau.
Salah satu destinasi yang bisa dikunjungi adalah Jubail Mangrove Park. Tempat ini menawarkan pengalaman menikmati hutan bakau di tengah lingkungan perkotaan dan menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin beristirahat sejenak dari suasana kota modern.
Perkembangan Abu Dhabi memperlihatkan bahwa destinasi wisata tidak selalu harus identik dengan keramaian dan kemewahan. Kota ini menawarkan pilihan bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata perkotaan dengan alam dalam suasana yang lebih santai.
Kelima kota tersebut memperlihatkan beragam pilihan perjalanan yang dapat disesuaikan dengan minat wisatawan.
Mulai dari sejarah penerbangan di Toulouse, kekayaan kuliner Ho Chi Minh, bangunan bersejarah Warsawa, seni jalanan Medellín, hingga kawasan alam Abu Dhabi, masing-masing menawarkan pengalaman yang berbeda untuk dijelajahi pada 2026.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 5 Kota di Dunia yang Layak Masuk Daftar Liburan 2026, Ada Toulouse hingga Abu Dhabi .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!