Pemilik TK di Tiongkok Jadi Dalang Keracunan Ratusan Murid, Dihukum Seumur Hidup
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pemilik TK Heshi Peixin di Tianshui, Provinsi Gansu, China, Li Huifang, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Jumat (16/10/2026) setelah terbukti memerintahkan penggunaan bahan beracun dalam makanan yang disajikan kepada murid dan staf sekolah.
Kasus tersebut terungkap pada Juli 2025, ketika sebanyak 247 murid dan staf ditemukan memiliki kadar timbal dalam darah yang sangat tinggi. Dari jumlah tersebut, 235 anak harus mendapatkan perawatan medis akibat paparan timbal.
Penyelidikan menemukan bahwa cat yang mengandung timbal dicampurkan ke dalam kue kurma merah kukus dan roti jagung sosis. Bahan tersebut digunakan untuk membuat makanan terlihat lebih menarik dan memikat murid baru agar tertarik bersekolah di TK tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar timbal dalam sampel makanan bahkan mencapai lebih dari 2.000 kali batas aman. Temuan ini mengungkap bahaya serius yang ditimbulkan oleh penggunaan bahan beracun dalam makanan anak-anak.
Sejumlah Staf Turut Dihukum, Dugaan Penutupan Kasus Terungkap
Rekomendasi juga buat kamu:
Selain Li Huifang, kepala sekolah eksekutif dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Sementara itu, empat staf dapur yang terlibat dalam kasus tersebut masing-masing dihukum penjara selama 6–8 tahun.
Kasus ini tidak hanya berkaitan dengan pencampuran bahan beracun ke dalam makanan, tetapi juga mengungkap dugaan upaya menutupi insiden tersebut. Penyelidikan menemukan adanya manipulasi hasil tes darah serta dugaan pemberian suap kepada sejumlah pejabat.
Manipulasi hasil pemeriksaan dan dugaan suap tersebut menjadi bagian penting dari perkara yang memperlihatkan upaya untuk menyembunyikan dampak paparan timbal terhadap murid dan staf sekolah.
Peristiwa ini menimbulkan perhatian terhadap keamanan pangan di lingkungan pendidikan, terutama karena anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan zat berbahaya. Timbal dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, termasuk perkembangan otak dan sistem saraf anak.
Kasus TK Heshi Peixin menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap makanan yang disediakan di sekolah. Pemeriksaan bahan pangan, pengawasan pengelolaan dapur, serta transparansi hasil pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk melindungi keselamatan murid.
Hukuman terhadap Li Huifang dan para staf yang terlibat menandai penanganan hukum atas kasus yang menyebabkan ratusan murid dan staf terpapar timbal tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Pemilik TK di Tiongkok Jadi Dalang Keracunan Ratusan Murid, Dihukum Seumur Hidup .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!