Teori Agustus Viral di TikTok, Benarkah Jadi Momen Favorit Balikan dengan Mantan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - TikTok kembali melahirkan tren baru yang sukses mencuri perhatian warganet. Kali ini, media sosial diramaikan dengan August Theory atau Teori Agustus, teori yang mengklaim bulan Agustus menjadi waktu ketika banyak mantan kekasih tiba-tiba muncul kembali dan mencoba menjalin hubungan lagi.
Banyak pengguna TikTok mengaku mengalami hal serupa. Mereka bercerita mantan yang sudah lama menghilang mendadak mengirim pesan, menghubungi kembali, bahkan mengajak bertemu setelah memasuki bulan Agustus. Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan besar, benarkah Agustus memang menjadi "musim balikan" bagi para mantan?
Fakta Teori Agustus
Menurut Susan Trombetti, pakar hubungan sekaligus CEO Exclusive Matchmaking, August Theory atau Teori Agustus bukan sekadar tren tanpa alasan. Meski belum didukung penelitian ilmiah yang secara khusus membuktikan teori tersebut, ada penjelasan psikologis yang membuat fenomena ini terasa masuk akal, terutama di negara-negara yang mengalami musim panas.
Susan menjelaskan Agustus merupakan masa transisi ketika musim panas mulai berakhir. Sebelumnya, selama liburan musim panas, banyak orang menikmati kebebasan, bepergian, bertemu orang baru, atau menjalani hubungan yang sifatnya santai tanpa komitmen jangka panjang.
Namun, suasana mulai berubah saat Agustus tiba. Orang-orang perlahan kembali ke rutinitas pekerjaan, sekolah, maupun aktivitas sehari-hari. Bersamaan dengan itu, muncul keinginan untuk memiliki hubungan yang lebih stabil dan memberikan rasa nyaman.
"Saat musim panas mulai berakhir, banyak orang kembali mendatangi hubungan atau pasangan lamanya," ujar Susan Trombetti, seperti dikutip dari Vice.
Menurutnya, menjelang September banyak orang mulai mengevaluasi kehidupan asmara mereka. Mereka bertanya pada diri sendiri apakah hubungan yang sedang dijalani layak dipertahankan atau justru teringat kembali pada mantan yang pernah mengisi hidup mereka.
Meski demikian, Susan mengingatkan bahwa kemunculan mantan bukan berarti hubungan tersebut pantas diberi kesempatan kedua.
Ia menilai, jika seseorang memilih menjauh ketika keadaan menyenangkan lalu kembali hanya karena merasa kesepian atau ingin memiliki pasangan saat memasuki musim baru, hal tersebut justru patut dipertanyakan.
"Pasangan yang tepat akan memilihmu setiap saat, bukan hanya ketika situasi berubah atau saat mereka membutuhkan seseorang," jelasnya.
Karena itu, jika tiba-tiba menerima pesan dari mantan pada bulan Agustus, jangan langsung menganggapnya sebagai pertanda jodoh kembali datang. Luangkan waktu untuk memikirkan alasan di balik kehadirannya.
Apakah ia benar-benar telah berubah, atau hanya sedang mencari kenyamanan sementara?
Daripada terburu-buru menerima ajakan balikan, Susan menyarankan untuk mengevaluasi kembali hubungan yang pernah dijalani. Ingat alasan mengapa hubungan itu berakhir dan pertimbangkan apakah masalah yang dulu muncul benar-benar sudah terselesaikan.
Di sisi lain, Teori Agustus juga bisa menjadi momentum positif bagi mereka yang masih sendiri. Bulan ini dapat dimanfaatkan untuk mengenali diri sendiri, memperjelas kriteria pasangan yang diinginkan, serta membangun hubungan yang lebih sehat di masa depan tanpa terus terjebak pada kenangan masa lalu.
Sementara bagi pasangan yang baru menjalin hubungan dalam beberapa bulan terakhir, Agustus justru bisa menjadi waktu yang tepat untuk membicarakan arah hubungan secara lebih serius. Jika hubungan terasa sehat, saling mendukung, dan berjalan dengan baik, tidak ada salahnya mulai membangun komitmen yang lebih kuat.
Meski Teori Agustus masih sebatas tren yang viral di media sosial, fenomena ini mengingatkan perubahan musim maupun perubahan rutinitas memang dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang.
Pada akhirnya, keputusan untuk kembali kepada mantan tetap harus didasarkan pada komunikasi yang sehat, rasa saling menghargai, dan kesiapan membangun hubungan yang lebih baik, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang viral.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Teori Agustus Viral di TikTok, Benarkah Jadi Momen Favorit Balikan dengan Mantan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!