JAKARTA. KUCANTIK.COM - Untuk membentuk generasi berkarakter dan mencintai budaya, Jakarta harus dapat menjadi kota yang memberi ruang kreativitas anak-anak.
Pada acara Hari Anak Nasional (HAN) yang diselenggarakan “Cultura & Children Global Symposium 2026, Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno menegaskan bahwa Jakarta mesti ramah anak.
“Ini menunjukkan komitmen Jakarta membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota budaya, kota global yang inklusif, sekaligus kota yang ramah bagi anak,” ujarnya.
Wagub Rano menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendorong agar CULTURA menjadi agenda tahunan menuju Festival CULTURA 2027. Selain menjadi ruang pengembangan karakter anak, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat diplomasi budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata Jakarta.
Menurut Rano, melalui Children Global Symposium, anak-anak dari berbagai latar belakang dapat berdiskusi mengenai berbagai isu, mulai dari lingkungan, keadilan, hingga masa depan. Karena itu, anak perlu diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya sebagai bagian dari proses pembangunan.
“Anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya,” tegasnya.
Wagub juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kebudayaan, Keana Production, dan berbagai mitra dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menandaskan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak ruang kreatif bagi anak-anak.
Wagub berharap semangat CULTURA tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, melainkan terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah anak. Momentum ini harus menjadi langkah nyata mewujudkan Friendly City for Children, di mana setiap anak merasa aman, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Kalau kita mampu menyiapkan generasi yang kreatif, toleran, dan berkarakter mulai hari ini, masa depan Jakarta sebagai kota global akan berada oleh tangan-tangan yang tepat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, CULTURA tahun ini bertema The Future is Us: Leaders, Builders, and Believers. Tujuannya, mengajak untuk lebih mendengar suara anak, memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpendapat, berkarya, dan mengambil peran.
Rekomendasi juga buat kamu:
Acara dihadiri delegasi anak dan remaja dari Indonesia maupun dari 15 negara sahabat, seperti Kanada, Bulgaria, Meksiko, Jerman, Polandia, Kroasia, Belanda, Norwegia, Austria, dan Inggris.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Wagub : Jakarta Mesti Ramah Anak .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!