8 Tahun Menikah Belum Punya Anak, Fanny Ghassani Bongkar Komentar Julid Netizen: 'Pokoknya Perempuan yang Selalu Disalahkan'
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris Fanny Ghassani membagikan pengalaman pribadinya menghadapi komentar negatif dari warganet terkait kehidupan rumah tangganya.
Meski telah menikah sejak 2017, Fanny mengaku masih sering menerima pertanyaan hingga cibiran karena belum dikaruniai anak.
Dalam perbincangan di podcast Melaney Ricardo, Fanny mengungkapkan bahwa pada awalnya ia merasa sangat tersinggung dengan komentar-komentar tersebut.
Menurutnya, banyak orang dengan mudah menyimpulkan penyebab dirinya belum memiliki momongan tanpa mengetahui kondisi yang sebenarnya.
"Aku awalnya tersinggung banget," ujar Fanny. Ia mencontohkan salah satu komentar yang paling sering diterimanya, yakni tudingan bahwa kesibukannya di dunia hiburan menjadi alasan dirinya belum memiliki anak.
"Sibuk main sinetron mulu sih makanya gak punya anak," begitu kira-kira isi komentar yang masih diingatnya.
Tak hanya sekali, komentar serupa terus berdatangan dari tahun ke tahun. Fanny mengatakan narasi yang muncul hampir selalu sama, yaitu menyalahkan dirinya karena dianggap terlalu fokus bekerja.
"Terus sampai akhirnya tahun-tahun berikutnya gitu juga. 'Sibuk kerja mulu'. Pokoknya selalu yang salah tuh perempuan," tuturnya.
Pengalaman itu membuat Fanny menyadari masih banyak orang yang memandang perempuan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab ketika sebuah pasangan belum memiliki anak.
Padahal, menurutnya, kehadiran buah hati merupakan persoalan yang melibatkan suami dan istri, bukan hanya satu pihak saja.
Rekomendasi juga buat kamu:
Fanny pun mempertanyakan anggapan tersebut dengan nada santai. Menurutnya, proses untuk memiliki anak tentu melibatkan dua orang dalam sebuah pernikahan. Karena itu, ia merasa tidak adil jika beban penilaian hanya diarahkan kepada perempuan.
"Lah, gimana orang bikinnya berdua gitu kan," ucapnya sambil tertawa.
Seiring berjalannya waktu, Fanny mengaku mulai mengubah cara pandangnya terhadap komentar-komentar miring tersebut. Jika dulu ia mudah terbawa perasaan, kini ia memilih untuk tidak lagi memusingkan ucapan orang lain.
Baginya, setiap pasangan memiliki perjalanan hidup yang berbeda, termasuk dalam urusan memiliki keturunan.
Ia juga menilai bahwa terlalu memikirkan komentar negatif hanya akan menguras energi dan tidak memberikan manfaat apa pun. Karena itu, Fanny memilih menikmati kehidupannya bersama sang suami tanpa harus memenuhi ekspektasi orang lain.
"Aku bisa ketawain sekarang, karena menurutku kalau dibawa pusing juga ngapain ya," katanya.
Curahan hati Fanny pun mendapat perhatian publik. Banyak warganet yang memberikan dukungan dan sepakat bahwa pertanyaan maupun komentar soal anak seharusnya tidak dilontarkan sembarangan.
Sebab, setiap pasangan memiliki kondisi, pertimbangan, dan cerita masing-masing yang belum tentu diketahui orang lain. Kisah Fanny sekaligus menjadi pengingat bahwa empati jauh lebih penting daripada menghakimi kehidupan pribadi seseorang.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 8 Tahun Menikah Belum Punya Anak, Fanny Ghassani Bongkar Komentar Julid Netizen: 'Pokoknya Perempuan yang Selalu Disalahkan' .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!