Viral Diet Erling Haaland 6.000 Kalori Sehari, Rahasia Mesin Gol Norwegia atau Bahaya Jika Ditiru?

Ket. Erling Haaland.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pola makan Erling Haaland kembali menjadi sorotan publik setelah muncul laporan yang menyebut striker andalan Norwegia tersebut mengonsumsi sekitar 6.000 kalori setiap hari. Jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan energi rata-rata orang dewasa, tetapi dinilai sebanding dengan tuntutan fisik seorang pesepak bola elite yang menjalani latihan intensif dan pertandingan berlevel tinggi.

Performa Haaland di atas lapangan membuat banyak orang penasaran dengan rahasia kebugarannya. Penyerang berusia 25 tahun itu dikenal sebagai salah satu mesin gol paling produktif di dunia. Bersama Timnas Norwegia, ia telah mencetak puluhan gol, termasuk tujuh gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026.

Bahkan, rekan setimnya, Joshua King, pernah mengaku terkejut melihat porsi makan Haaland.

"Saya belum pernah melihat orang makan sebanyak dia. Dia makan seperti beruang," ujarnya.

Lantas, benarkah diet 6.000 kalori bisa menjadi rahasia performa Haaland? Dan apakah pola makan tersebut aman untuk ditiru?

Mengapa Erling Haaland Membutuhkan 6.000 Kalori?

Bagi sebagian besar orang dewasa, kebutuhan energi harian umumnya hanya berkisar 2.000–2.500 kalori, tergantung usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik.

Namun, kebutuhan seorang atlet profesional sangat berbeda.

Ahli gizi olahraga dari Purdue University, Lauren Link, menjelaskan bahwa atlet elite hampir tidak pernah hanya mengonsumsi 2.000 kalori per hari.

Menurutnya, asupan 3.000 hingga 5.000 kalori merupakan hal yang umum, bahkan bisa mencapai 6.000–7.000 kalori pada atlet yang menjalani latihan dengan intensitas sangat tinggi.

Pendapat serupa disampaikan fisioterapis olahraga Giancarlo Carvalho. Ia menilai kebutuhan energi atlet bergantung pada metabolisme, massa otot, serta tujuan latihan.

Dalam kasus Haaland, kebutuhan kalori yang sangat besar digunakan untuk mempertahankan massa otot, mempercepat pemulihan tubuh, sekaligus menjaga performa sepanjang musim kompetisi.

Menu Makanan Erling Haaland

Untuk memenuhi kebutuhan energinya, Haaland menerapkan pola makan yang dikenal sebagai ancestral diet atau diet leluhur.

Pola makan ini menitikberatkan pada konsumsi makanan utuh (whole food) yang minim proses pengolahan.

Beberapa makanan yang rutin dikonsumsi Haaland antara lain:
Hati sapi
Jantung sapi
Telur
Ikan bass
Nasi
Asparagus
Madu mentah
Sayuran segar

Ia juga menerapkan konsep nose-to-tail eating, yaitu memanfaatkan hampir seluruh bagian hewan, termasuk organ dalam, karena dianggap kaya nutrisi.

Apa Manfaat Menu Diet Haaland?

Setiap makanan yang dikonsumsi Haaland memiliki kandungan gizi yang mendukung performa atlet.

Hati sapi kaya vitamin A, vitamin B12, folat, protein, dan zat besi yang membantu pembentukan sel darah merah serta meningkatkan suplai oksigen ke otot.

Jantung sapi mengandung protein berkualitas tinggi, selenium, zinc, vitamin B kompleks, hingga koenzim Q10 yang berperan dalam produksi energi.

Telur menjadi sumber protein lengkap yang mendukung pembentukan massa otot.

Ikan bass kaya omega-3, vitamin D, dan protein yang membantu mempercepat pemulihan setelah latihan berat.

Sementara itu, nasi menjadi sumber karbohidrat utama untuk mengisi kembali cadangan glikogen yang dibutuhkan selama pertandingan.

Kombinasi makanan tersebut membuat tubuh memperoleh protein, vitamin, mineral, serta energi dalam jumlah besar untuk menunjang aktivitas fisik ekstrem.

Tidak Semua Orang Cocok Meniru Diet Ini

Meski terlihat sehat, para ahli mengingatkan bahwa pola makan Haaland tidak bisa diterapkan begitu saja oleh masyarakat umum.

Asupan 6.000 kalori hanya sesuai bagi individu yang membakar energi dalam jumlah sangat besar setiap hari.

Jika diterapkan tanpa aktivitas fisik yang seimbang, kelebihan kalori justru berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko gangguan metabolik.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Selain jumlah kalorinya yang sangat tinggi, beberapa menu Haaland juga memiliki potensi risiko apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Organ dalam seperti hati sapi mengandung vitamin A dan zat besi dalam jumlah tinggi. Konsumsi berlebihan dapat memicu penumpukan vitamin A maupun zat besi di dalam tubuh.

Daging organ juga kaya purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat sehingga kurang dianjurkan bagi penderita gout.

Selain itu, konsumsi daging merah berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Haaland juga dilaporkan mengonsumsi susu mentah (raw milk). Para ahli mengingatkan bahwa susu yang belum dipasteurisasi masih berpotensi mengandung bakteri berbahaya sehingga masyarakat umum lebih disarankan memilih susu yang telah melalui proses pasteurisasi.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Diet Haaland?

Meski jumlah kalorinya tidak layak ditiru, para ahli menilai ada banyak kebiasaan positif dari pola makan Haaland yang bisa dijadikan inspirasi.

Ia lebih banyak mengonsumsi makanan utuh dibanding makanan ultraolahan, memperbanyak protein berkualitas, sayur, buah, serta mengurangi gula tambahan dan makanan olahan.

Menurut Lauren Link, masyarakat tidak perlu mengikuti pola makan ekstrem seorang atlet profesional untuk memperoleh manfaat kesehatan.

Langkah sederhana seperti memperbanyak konsumsi buah, sayuran, protein berkualitas, serta membatasi makanan ultraolahan sudah cukup membantu menjaga kesehatan.

Pada akhirnya, diet Erling Haaland dirancang khusus untuk menunjang performa atlet kelas dunia dengan aktivitas fisik yang sangat berat. Karena itu, jumlah kalori maupun komposisi makanannya harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, bukan dijadikan standar bagi semua orang.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN