Daehonn Ungkap Kerasnya Kehidupan di Korea Selatan, Disebut Mirip Squid Game

Ket. Daehoon cerita bagaimana kerasnya hidup di Korea hingga diibaratkan seperti Squid Game.

Doc: Instagram/@daehoon_na

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kehidupan di Korea Selatan sering kali terlihat begitu menarik dari luar. Industri hiburan yang mendunia, teknologi yang maju, hingga gaya hidup modern membuat banyak orang bermimpi bisa tinggal di Negeri Ginseng. Namun, di balik citra tersebut, ada sisi lain yang jarang diketahui publik.

Hal itu diungkapkan oleh Daehonn saat menjadi bintang tamu dalam podcast milik Raditya Dika.

Dalam perbincangan santai tersebut, Daehonn menceritakan bagaimana tekanan hidup di Korea Selatan membuat masyarakatnya harus selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Menurut Daehonn, hampir semua orang di Korea memiliki karakter yang sangat serius. Bukan tanpa alasan, ia menilai setiap keputusan yang diambil seseorang bisa memberikan dampak besar terhadap masa depannya.

Kesalahan kecil sekalipun dapat memengaruhi perjalanan hidup dalam jangka panjang.

Mendengar penjelasan tersebut, Raditya Dika mengaku dapat membayangkan tekanan yang dimaksud.

Ia pun memahami bahwa lingkungan yang penuh kompetisi memang bisa membuat seseorang selalu berada dalam kondisi tegang.

Daehonn kemudian mengaitkan pengalamannya dengan serial fenomenal Squid Game.

Menurutnya, alasan mengapa serial tersebut begitu mudah diterima masyarakat Korea adalah karena jalan ceritanya dianggap memiliki kemiripan dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa dalam Squid Game terdapat permainan yang mengharuskan peserta memilih di antara dua jalan, salah satunya dapat membawa mereka pada kehancuran.

Gambaran itu, menurut Daehonn, serupa dengan tekanan yang dirasakan banyak orang Korea ketika menentukan pilihan dalam hidup.

Setiap langkah harus dipikirkan dengan sangat matang. Mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga keputusan pribadi, semuanya dianggap memiliki konsekuensi yang besar.

Kondisi tersebut membuat masyarakat terbiasa hidup dengan tekanan dan selalu mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum bertindak.

Menariknya, Daehonn menegaskan bahwa tekanan ini bukan hanya dirasakan oleh orang asing yang tinggal di Korea Selatan.

Sesama warga Korea pun mengalami situasi yang sama. Ia menyebut masyarakat di sana cenderung sangat sensitif karena masing-masing sedang berjuang menghadapi tantangan hidupnya sendiri.

Anissa, yang turut hadir dalam podcast tersebut, juga mengamini penjelasan Daehonn. Menurutnya, sebagian besar kondisi yang digambarkan memang sesuai dengan realitas yang terjadi di Korea Selatan.

Di penghujung pembahasan, Raditya Dika menyimpulkan bahwa kehidupan masyarakat Korea dapat digambarkan sebagai kehidupan yang selalu berada dalam ketegangan.

Daehonn pun menyetujui pendapat tersebut dan mengatakan bahwa banyak orang terus memikirkan langkah terbaik agar tidak melakukan kesalahan yang bisa berdampak pada masa depan mereka.

Percakapan ini memberikan sudut pandang berbeda mengenai kehidupan di Korea Selatan. Di balik kemajuan ekonomi, budaya populer, dan citra glamor yang dikenal dunia, ternyata terdapat tekanan sosial dan kompetisi yang sangat tinggi.

Kisah yang dibagikan Daehonn pun menjadi pengingat bahwa setiap negara memiliki tantangan tersendiri, termasuk Korea Selatan yang sering dipandang sebagai tempat ideal untuk meraih kesuksesan.*

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN