Terungkap Alasan Ibu Tiri Aniaya Nizam, Diduga Cemburu karena Perhatian Sang Ayah
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Peristiwa tragis menimpa bocah laki-laki berusia 12 tahun, Nizam Syafei, di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Insiden yang terjadi pada Kamis, 21 Februari 2026 itu sontak mengundang perhatian publik setelah kabarnya viral di media sosial.
Nizam meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis akibat luka serius yang diduga berasal dari tindak kekerasan ibu tirinya.
Dugaan motif di balik penganiayaan tersebut perlahan terungkap. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, pelaku diduga diliputi rasa cemburu. Ia disebut merasa sang suami, Anwar, lebih menyayangi Nizam dibandingkan anak yang lahir dari pernikahannya dengan pelaku. Kecemburuan inilah yang diduga memicu tindakan kekerasan berulang hingga berujung fatal.
Menurut penuturan Anwar, ia awalnya tidak mengetahui adanya kekerasan yang dialami putranya. Ia mengaku mendapat telepon yang menyebutkan bahwa anaknya pulang dalam kondisi tidak sadar dan demam tinggi. “Saya pulang karena ditelepon katanya si Raka pulang, ngelantur panas. Waktu sampai di rumah saya kaget melihat kondisi anak saya, kulitnya melepuh,” ujar Anwar dikutip dari laman Instagram @gosip_danu, Minggu (22/02).
Saat itu, ia langsung menanyakan kondisi tersebut kepada istrinya. “Saya tanya, Ma kenapa ini kondisi kulitnya begini? Dia jawab, ini karena panas, jadi kulitnya melepuh,” lanjutnya. Namun, penjelasan itu dinilai janggal. Luka yang dialami Nizam tidak sekadar ruam akibat demam, melainkan melepuh parah seperti bekas benda panas.
Sebelum meninggal, Nizam sempat mengaku bahwa dirinya kerap menerima siksaan dari ibu tirinya. Pengakuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa kekerasan telah berlangsung cukup lama. Beberapa tetangga sekitar juga mengaku pernah mendengar pertengkaran di dalam rumah, meski tak menyangka akan berakhir tragis.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku merasa tersisih secara emosional. Ia menilai suaminya lebih banyak memberi perhatian dan kasih sayang kepada Nizam dibandingkan anak kandung mereka. Rasa iri dan tidak aman itu diduga berubah menjadi kemarahan yang dilampiaskan kepada korban.
Kasus ini memicu kemarahan warganet dan masyarakat sekitar. Banyak yang mengecam tindakan pelaku dan mendesak aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman setimpal. Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan anak di lingkungan keluarga, termasuk dalam relasi keluarga tiri.
Tragedi yang merenggut nyawa Nizam menjadi luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Di balik kecemburuan dan konflik rumah tangga, seorang anak harus kehilangan masa depannya. Publik kini menantikan proses hukum berjalan transparan dan adil, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Terungkap Alasan Ibu Tiri Aniaya Nizam, Diduga Cemburu karena Perhatian Sang Ayah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!