Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Fungal Acne dan Jerawat Biasa yang Wajib Diketahui

Ket. Ilustrasi Fungal Acne

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Munculnya bintik-bintik kecil di wajah sering kali langsung dianggap sebagai jerawat biasa. Padahal, tidak semua masalah kulit yang menyerupai jerawat memiliki penyebab yang sama, salah satunya adalah fungal acne atau jerawat jamur.

Karena tampilannya sekilas mirip, banyak orang keliru dalam memilih produk perawatan kulit. Akibatnya, kondisi kulit justru bisa semakin memburuk karena penanganan yang diberikan tidak sesuai dengan penyebab utamanya.

Mengenal Jerawat Biasa

Jerawat biasa atau acne vulgaris merupakan kondisi peradangan kulit yang terjadi akibat penyumbatan pori-pori oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Ketika pori tersumbat, bakteri berkembang dan memicu munculnya komedo, papula, pustula, hingga jerawat meradang.

Produksi sebum yang berlebihan, perubahan hormon, stres, pola makan tertentu, hingga penggunaan produk skincare yang kurang cocok menjadi beberapa faktor yang dapat memicu munculnya jerawat. Kondisi ini umumnya dapat membaik dengan penggunaan produk anti jerawat yang tepat.

Apa Itu Fungal Acne?

Berbeda dengan jerawat biasa, fungal acne sebenarnya bukan jerawat dalam pengertian medis. Kondisi ini merupakan peradangan pada folikel rambut yang dipicu oleh pertumbuhan berlebihan jamur Malassezia yang secara alami memang hidup di permukaan kulit.

Jamur tersebut dapat berkembang lebih cepat ketika kulit berada dalam kondisi lembap, berminyak, sering berkeringat, atau tertutup dalam waktu lama. Akibatnya, muncul bintil-bintil kecil yang sekilas tampak seperti jerawat.

Perbedaan dari Penyebabnya

Perbedaan paling mendasar antara fungal acne dan jerawat biasa terletak pada penyebab kemunculannya. Jerawat biasa muncul akibat kombinasi produksi minyak berlebih, penyumbatan pori, dan aktivitas bakteri pada kulit.

Sementara itu, fungal acne disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia yang tidak terkendali pada folikel rambut. Karena penyebabnya berbeda, metode pengobatan dan produk yang digunakan pun tidak bisa disamakan.

Bentuk dan Ciri-Ciri yang Berbeda

Jerawat biasa biasanya memiliki ukuran yang beragam, mulai dari komedo kecil hingga jerawat besar yang meradang. Bentuknya juga tidak seragam dan dapat muncul dalam berbagai jenis lesi kulit.

Sebaliknya, fungal acne umumnya muncul dalam bentuk bintik-bintik kecil berukuran hampir sama yang bergerombol pada satu area kulit. Kondisi ini sering menyerupai bruntusan dan terlihat lebih seragam dibandingkan jerawat biasa.

Rasa Gatal Jadi Salah Satu Pembeda

Jerawat yang meradang biasanya menimbulkan rasa nyeri ketika disentuh. Namun, fungal acne lebih sering ditandai dengan rasa gatal yang cukup mengganggu, terutama saat cuaca panas atau ketika tubuh berkeringat.

Karena gejala gatal tidak selalu ditemukan pada jerawat biasa, tanda ini sering dijadikan salah satu petunjuk untuk membedakan kedua kondisi tersebut. Meski demikian, diagnosis tetap sebaiknya dilakukan oleh dokter kulit agar lebih akurat.

Lokasi Kemunculan Berbeda

Jerawat biasa paling sering ditemukan di area wajah seperti pipi, dagu, dan dahi karena bagian tersebut memiliki banyak kelenjar minyak. Selain wajah, jerawat juga dapat muncul di dada dan punggung.

Sementara fungal acne lebih sering muncul pada area yang mudah berkeringat dan lembap, seperti garis rambut di dahi, leher, bahu, dada, dan punggung. Kondisi lingkungan yang panas dan lembap juga dapat memperburuk kemunculannya.

Jangan Sampai Salah Perawatan

Banyak orang menggunakan produk anti jerawat ketika mengalami fungal acne karena mengira keduanya sama. Padahal, produk yang efektif untuk jerawat biasa belum tentu mampu mengatasi fungal acne dan bahkan dapat memperparah kondisinya pada beberapa kasus.

Jika bintik-bintik kecil di wajah terasa gatal, muncul berkelompok, dan tidak kunjung membaik setelah menggunakan produk anti jerawat, ada kemungkinan kondisi tersebut merupakan fungal acne. Konsultasi dengan dokter kulit menjadi langkah terbaik untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN