Tanda Tubuh Kekurangan Nutrisi Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Ket. foto ilustrasi tubuh lelah

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Puasa memberi banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari membantu detoksifikasi alami tubuh hingga memperbaiki pola makan. Namun, perubahan jadwal makan yang drastis dari tiga kali sehari menjadi hanya sahur dan berbuka, membuat tubuh rentan kekurangan nutrisi jika tidak diatur dengan benar.

Banyak orang mengira rasa lemas saat puasa adalah hal wajar, padahal bisa jadi itu sinyal tubuh kekurangan zat penting.

Berikut tanda-tanda tubuh kekurangan nutrisi saat puasa serta cara mengatasinya.

1. Lemas Berlebihan dan Sulit Konsentrasi

Rasa lelah memang normal di awal puasa, tetapi jika sepanjang hari terasa seperti tidak punya tenaga, pusing, dan sulit fokus, kemungkinan tubuh kekurangan karbohidrat kompleks dan zat besi.

Karbohidrat adalah sumber energi utama. Saat sahur hanya makan mie instan atau makanan manis, energi cepat habis sebelum siang. Kekurangan zat besi juga mengurangi suplai oksigen ke otak sehingga menyebabkan brain fog.

Cara mengatasi:

Konsumsi nasi merah, oat, kentang, atau roti gandum saat sahur. Tambahkan protein seperti telur, ayam, atau tempe. Perbanyak sayur hijau (bayam, brokoli) untuk zat besi, selain itu hindari sahur hanya minuman manis

Tanda Tubuh Kekurangan Nutrisi Saat Puasa

Sakit kepala saat puasa sering dianggap akibat lapar, padahal biasanya disebabkan dehidrasi atau kurang elektrolit. Tubuh kehilangan cairan sepanjang hari tanpa pengganti.

Cara mengatasi:

Terapkan pola minum 2-4-2 (2 gelas berbuka, 4 malam, 2 sahur)

Tambahkan buah tinggi air: semangka, melon, jeruk

Kurangi kopi dan teh berlebihan saat sahur karena memicu buang air kecil

3. Bibir Pecah-pecah dan Kulit Kusam

Ini tanda klasik tubuh kekurangan vitamin B, vitamin C, dan lemak sehat. Saat puasa, banyak orang makan gorengan tapi minim buah dan sayur.

Cara mengatasi:

Konsumsi buah setiap berbuka

Tambahkan alpukat, kacang, dan ikan

Jangan hanya makan gorengan sebagai menu pembuka

4. Rambut Rontok dan Kuku Mudah Patah

Jika terjadi setelah beberapa hari puasa, kemungkinan tubuh kurang protein dan zinc. Saat tubuh kekurangan protein, ia memprioritaskan organ vital dan “mengorbankan†rambut.

Cara mengatasi:

Pastikan ada lauk berprotein di sahur dan berbuka

Pilih telur, ikan, daging, tahu, tempe

Tambahkan kacang-kacangan

5. Sering Mengantuk Sepanjang Hari

Bukan karena kurang tidur saja, bisa jadi gula darah tidak stabil akibat menu sahur tinggi gula sederhana.

Cara mengatasi:

Hindari makanan sangat manis saat sahur

Pilih karbohidrat kompleks

Tambahkan serat agar energi stabil lebih lama

Puasa tidak membuat tubuh lemah, pola makan yang salah lah penyebabnya. Jika sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, serta cukup cairan, tubuh justru terasa lebih segar sepanjang hari.

Intinya bukan seberapa banyak makan saat puasa, tetapi seberapa seimbang nutrisinya. Dengan pengaturan yang tepat, puasa bisa menjadi reset metabolisme yang menyehatkan, bukan melemahkan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN