Pangeran Harry dan Meghan Markle Mulai Kewalahan Biayai Gaya Hidup Mewah, Ini Penyebabnya
Ket. Pangeran Harry dan Meghan Markle Mulai Kewalahan Biayai Gaya Hidup Mewah, Ini Penyebabnya
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kondisi keuangan Pangeran Harry dan Meghan Markle tengah menjadi sorotan. Pasangan Sussex tersebut dilaporkan mulai menghadapi tekanan untuk membiayai gaya hidup mewah mereka, terutama di tengah rencana untuk kembali menetap di Inggris.
Sejumlah laporan menyebut Harry dan Meghan kini tengah mencari rumah permanen di Inggris. Namun, di sisi lain, mereka masih harus membiayai kehidupan mewah, termasuk sejumlah properti yang dimiliki, seperti rumah di Montecito, California, serta properti di Portugal yang tagihannya terus berjalan.
Menurut sumber yang dikutip Radar Online, kondisi tersebut membuat pengeluaran Harry dan Meghan semakin besar. Terlebih, sejumlah kesepakatan komersial yang mereka dapatkan setelah keluar dari tugas kerajaan disebut sudah tidak lagi menghasilkan pemasukan sebesar sebelumnya.
"Harry dan Meghan memang tidak bangkrut. Tapi ada perbedaan besar antara kaya dan punya uang tanpa batas," ujar sumber tersebut.
Gaya hidup keduanya disebut membutuhkan biaya sangat tinggi. Pengeluaran itu mencakup keamanan, properti, staf, hingga berbagai bisnis yang mereka jalankan. Jika benar-benar membeli rumah mewah di Inggris, pengeluaran pasangan tersebut diperkirakan akan semakin membengkak.
Harry dan Meghan sebelumnya mendapatkan kesepakatan senilai sekitar US$100 juta dengan Netflix pada 2020. Namun, kontrak tersebut berakhir pada September 2025. Sumber Radar Online mengklaim pasangan itu kemungkinan hanya menerima sekitar US$10-15 juta dari kesepakatan tersebut.
Kesepakatan podcast senilai US$20 juta dengan Spotify juga berakhir lebih cepat pada 2023. Saat itu, sumber mengatakan Harry dan Meghan tidak menghasilkan cukup banyak konten untuk mendapatkan pembayaran secara penuh.
Kekayaan Masih Ada, Masalahnya Cashflow
Meski demikian, kondisi finansial Harry dan Meghan tidak bisa disebut buruk. Memoar Harry, Spare, yang dirilis pada 2023 dilaporkan menghasilkan lebih dari US$22 juta. Ia juga mendapatkan warisan dari mendiang ibunya, Putri Diana.
Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2021, Harry bahkan mengakui bahwa warisan tersebut sangat membantunya ketika ia dan Meghan meninggalkan Inggris. Ia juga mengatakan dirinya hanya ingin memiliki cukup uang untuk membayar keamanan dan menjaga keluarganya tetap aman.
Rekomendasi juga buat kamu:
"Tanpa uang itu, kami tidak akan bisa melakukan semua ini," kata Harry kala itu.
Kini, persoalannya disebut bukan semata-mata mengenai jumlah kekayaan, melainkan cashflow. Harry masih memiliki aset dan warisan, tetapi biaya untuk mempertahankan rumah, keamanan, staf, serta kehidupan mereka di dua negara terus berjalan.
"Tekanannya sebenarnya ada pada arus kas. Mereka punya aset berharga dan Harry memiliki kekayaan warisan, tetapi uang yang keluar setiap tahun sangat besar," kata sumber tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle Mulai Kewalahan Biayai Gaya Hidup Mewah, Ini Penyebabnya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!