Huda Beauty Diboikot Usai Dituding Pro Rezim Iran, Netizen Ramai Hancurkan dan Buang Makeup

Ket. Huda Kattan, pendiri Huda Beauty.

Doc: Huda Beauty

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Merek kosmetik internasional Huda Beauty tengah menghadapi badai besar setelah pendirinya, Huda Kattan, terseret dalam polemik sensitif terkait Iran. Sebuah unggahan media sosial yang dinilai ambigu memicu kemarahan publik dan berujung pada seruan boikot global, terutama dari komunitas diaspora Iran di berbagai negara.

Kontroversi ini bermula ketika Huda Kattan, pengusaha kecantikan berusia 42 tahun, membagikan sebuah potongan video di Instagram Stories. Video tersebut menampilkan aksi massa pro-rezim Iran yang membakar gambar Putra Mahkota Reza Pahlavi serta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Meski unggahan tersebut diklaim sebagai dokumentasi aksi protes, banyak pihak menilai konten tersebut justru mengamplifikasi narasi rezim Iran yang selama ini menuai kecaman internasional.

Reaksi publik pun datang tanpa ampun. Warganet, khususnya warga Iran yang tinggal di luar negeri, menilai unggahan tersebut sangat tidak sensitif terhadap realitas yang dialami rakyat Iran. Di tengah situasi di mana banyak warga menghadapi tekanan politik, krisis ekonomi, hingga pelanggaran hak asasi manusia, figur publik seperti Huda Kattan diharapkan berpihak pada korban, bukan menyebarkan konten yang dinilai abu-abu dan berpotensi menormalisasi kekuasaan represif.

Tagar Boikot Meledak, Makeup Dibuang ke Toilet

Meski unggahan tersebut akhirnya dihapus, kemarahan publik justru semakin meluas. Media sosial dibanjiri tagar seperti #BoycottHudaBeauty dan #HudaAgainstIran, yang dengan cepat menjadi viral di berbagai platform.

Sebagai bentuk protes, sejumlah konsumen mengunggah video saat mereka membuang, menghancurkan, bahkan menyiram produk Huda Beauty ke dalam toilet. Aksi ini menjadi simbol kekecewaan mendalam terhadap brand yang selama ini identik dengan pemberdayaan perempuan.

Menurut laporan yang dikutip dari Jfeed, Huda Kattan disebut kehilangan sekitar 40 ribu pengikut Instagram hanya dalam waktu satu hari. Salah satu kritik paling keras datang dari kreator konten Donya Dadrasan (@donyadadrasan), yang mengunggah video kecaman sambil menghancurkan produk Huda Beauty.

Dalam videonya, Donya menyebut bahwa unggahan Huda Kattan telah melukai perasaan rakyat Iran yang selama ini berjuang dan mempertaruhkan nyawa demi perubahan. Ia menilai Huda gagal memahami dampak dari konten yang ia sebarkan kepada jutaan pengikutnya.

Nada serupa juga disuarakan oleh akun @stephwithdadeets, yang menampilkan sejumlah mantan penggemar setia Huda Beauty membuang koleksi makeup yang telah mereka gunakan selama bertahun-tahun.

Klarifikasi Huda Kattan Tuai Kritik Baru

Di tengah tekanan publik, Huda Kattan akhirnya memberikan klarifikasi melalui Instagram Stories. Ia membantah tudingan bahwa dirinya mendukung rezim Iran dan mengaku tidak memiliki cukup pengetahuan untuk berpendapat soal politik Iran.

Namun, pernyataan tersebut justru memicu kritik lanjutan. Banyak pihak menilai klarifikasi itu bukan permintaan maaf, melainkan bentuk penghindaran tanggung jawab. Kekhawatiran Huda terhadap perubahan rezim yang melibatkan campur tangan Amerika Serikat juga dinilai tidak relevan dengan tuntutan utama publik, yakni solidaritas terhadap rakyat Iran.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN