Raja Charles Perjelas Status Pangeran Harry, Tetap Hidup sebagai Warga Biasa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Raja Charles III menegaskan bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap tidak akan menjalankan tugas resmi sebagai anggota aktif Kerajaan Inggris meskipun telah kembali ke Inggris bersama kedua anak mereka.
Penegasan tersebut disampaikan melalui surat resmi istana yang ditujukan kepada sejumlah pejabat pemerintah dan militer Inggris pada September 2026.
Langkah tersebut memperjelas status Harry dan Meghan setelah kembali ke Inggris usai sekitar enam tahun menetap di Amerika Serikat. Keduanya sebelumnya memutuskan mundur dari tugas resmi kerajaan pada 2020 dan menjalani kehidupan mandiri di California.
Dalam surat tersebut, Raja Charles menegaskan bahwa tidak ada perubahan pada status Duke dan Duchess of Sussex. Keduanya tetap menjalankan kegiatan komersial dan amal secara pribadi, bukan sebagai perwakilan resmi kerajaan.
Raja Charles Tegaskan Status Harry dan Meghan
Rekomendasi juga buat kamu:
Dikutip dari Reuters dan Sky News, surat yang disampaikan atas arahan Raja Charles itu bertujuan menghindari kebingungan mengenai status Harry dan Meghan setelah kepulangan mereka ke Inggris.
Surat tersebut menjelaskan bahwa sejak Januari 2020, pasangan Sussex telah mengundurkan diri dari tugas-tugas perwakilan atas nama raja. Karena itu, keduanya tidak lagi menjadi anggota aktif keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi.
Istana juga menegaskan bahwa gelar His Royal Highness (HRH) dan Her Royal Highness (HRH) milik Harry dan Meghan tetap tidak digunakan. Status tersebut tidak berubah hanya karena keduanya kembali menetap di Inggris.
Dengan demikian, kepulangan Harry bersama keluarganya tidak berarti ia kembali memperoleh peran resmi dalam institusi kerajaan.
Tetap Menjalani Kehidupan sebagai Warga Privat
Dalam surat tersebut, posisi Harry dan Meghan disebut menyerupai warga privat yang memiliki kepentingan komersial dan kegiatan amal.
Kegiatan amal yang dilakukan pasangan tersebut menjadi urusan pribadi mereka dan tidak dijalankan atas nama keluarga kerajaan. Begitu pula dengan aktivitas bisnis dan pekerjaan profesional yang mereka jalani secara mandiri.
Sejak meninggalkan tugas kerajaan, Harry dan Meghan memang membangun kehidupan baru di Amerika Serikat. Keduanya mengembangkan berbagai kegiatan bisnis, proyek media, serta aktivitas sosial melalui organisasi dan inisiatif mereka sendiri.
Penegasan dari Raja Charles menunjukkan bahwa kemandirian tersebut tetap menjadi dasar status mereka, meskipun kini kembali tinggal di Inggris.
Kepulangan ke Inggris Tidak Mengubah Status Kerajaan
Harry dan Meghan kembali ke Inggris pada akhir Agustus 2026 bersama kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Kepulangan itu menarik perhatian publik karena terjadi setelah bertahun-tahun hubungan keluarga Sussex dengan sejumlah anggota kerajaan menjadi sorotan.
Namun, menurut laporan Sky News, kepulangan tersebut tidak disertai keputusan untuk mengembalikan tugas resmi kerajaan kepada pasangan itu.
Istana juga memberikan arahan kepada sejumlah lembaga pemerintah dan militer mengenai bagaimana status Harry dan Meghan harus diperlakukan dalam urusan resmi.
Untuk persoalan administratif tertentu, termasuk pertanyaan mengenai perlakuan resmi terhadap pasangan tersebut, pihak terkait diarahkan untuk berkoordinasi dengan Istana Buckingham.
Sementara itu, persoalan keamanan operasional tetap menjadi kewenangan lembaga kepolisian dan otoritas terkait, bukan ditentukan semata-mata oleh status mereka sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak aktif.
Persoalan Keamanan Harry Masih Menjadi Sorotan
Selain status kerajaan, masalah keamanan juga menjadi perhatian Harry sejak dirinya mundur dari tugas resmi pada 2020.
Harry sebelumnya memperjuangkan pemulihan perlindungan keamanan yang didanai pemerintah Inggris setelah pengaturan tersebut berubah ketika ia dan Meghan meninggalkan peran resmi kerajaan.
Menurut laporan ITV News pada 14 September 2026, pengaturan keamanan Harry dan Meghan akan menjalani peninjauan kembali setelah keluarga tersebut kembali tinggal di Inggris.
Peninjauan itu dilakukan oleh komite yang menangani perlindungan keamanan bagi anggota keluarga kerajaan dan tokoh publik. Namun, peninjauan tersebut tidak secara otomatis menjamin peningkatan tingkat perlindungan mereka.
Persoalan keamanan ini menjadi salah satu isu yang terus mengikuti kehidupan Harry setelah meninggalkan tugas kerajaan.
Tetap Memiliki Hubungan dengan Inggris
Meski tidak lagi menjalankan tugas resmi kerajaan, Harry tetap memiliki hubungan dengan Inggris sebagai negara tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Ia juga masih dikenal sebagai putra Raja Charles III dan anggota keluarga kerajaan secara genealogis.
Situs resmi keluarga kerajaan Inggris masih mencantumkan Harry sebagai Duke of Sussex dan menjelaskan bahwa ia serta Meghan mundur dari peran sebagai anggota aktif keluarga kerajaan pada 2020.
Karena itu, status sebagai warga privat dalam konteks surat istana tidak berarti Harry kehilangan seluruh hubungan keluarga atau identitas kebangsawanannya.
Penegasan Raja Charles lebih berfokus pada batas antara kehidupan pribadi pasangan Sussex dan tugas resmi yang dijalankan anggota aktif kerajaan.
Dengan keputusan tersebut, Harry dan Meghan tetap dapat menjalankan kehidupan pribadi, bisnis, serta kegiatan amal mereka secara mandiri, tetapi tidak kembali menjalankan tugas resmi sebagai perwakilan Raja Inggris.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Raja Charles Perjelas Status Pangeran Harry, Tetap Hidup sebagai Warga Biasa .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!