JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bunga selama ini lebih sering dikenal sebagai tanaman penghias rumah atau pemanis tampilan sebuah hidangan. Namun, ternyata ada sejumlah jenis bunga yang dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan sebagai bagian dari makanan maupun minuman.
Bunga-bunga tersebut dikenal sebagai edible flowers dan memiliki karakteristik rasa serta aroma yang berbeda-beda. Penggunaannya juga cukup beragam, mulai dari garnish, campuran salad dan dessert, bahan teh serta sirup, hingga bumbu masakan.
1. Gomphrena

Sumber: Istimewa
Gomphrena globosa merupakan salah satu bunga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman. Bunga ini memiliki bentuk khas menyerupai bola dengan kelopak yang mengumpul dan umumnya hadir dalam warna ungu atau putih.
Selain tampilannya menarik, gomphrena memiliki rasa manis, tekstur renyah dan aroma yang cukup segar. Bunga ini dapat digunakan sebagai edible flower untuk mempercantik pudding maupun dicampurkan ke dalam teh.
2. Kelopak Mawar

Sumber: pixabay
Rekomendasi juga buat kamu:
Mawar atau Rosa spp. menjadi salah satu bunga yang cukup populer dalam dunia kuliner. Kelopaknya dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman dengan aroma khas yang membuat hidangan terasa lebih menarik.
Kelopak mawar dapat digunakan untuk membuat sirup, selai, jeli hingga permen. Selain itu, kelopak bunga ini juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran panna cotta atau taburan untuk mempercantik tampilan hidangan.
3. Begonia

Sumber: Morning Chores
Begonia cucullata dikenal memiliki rasa yang menyerupai apel sehingga kerap disebut sebagai apple blossom flower. Bunga ini memang dapat dikonsumsi, tetapi penggunaannya perlu dibatasi karena mengandung asam oksalat.
Konsumsi dalam jumlah berlebihan disebut dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk berkaitan dengan pembentukan batu ginjal dan rasa nyeri pada tubuh. Jika digunakan dalam jumlah sedikit, begonia dapat menjadi hiasan untuk dessert, panna cotta, pudding maupun hidangan lainnya.
4. French Marigold
Sumber: Istimewa
French marigold atau Tagetes patula memiliki kegunaan yang cukup berbeda dibandingkan sebagian edible flowers lainnya. Selain bunga, bagian daun dan kuncupnya juga dapat dikonsumsi dan digunakan sebagai bahan dalam masakan.
Bunga ini memiliki aroma dan rasa yang disebut menyerupai saffron sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam hidangan tertentu. French marigold lebih sering digunakan pada makanan gurih seperti sup dan salad.
5. Impatiens atau Pacar Air

Sumber: Housing.com
Impatiens walleriana atau yang dikenal sebagai bunga pacar air juga termasuk jenis bunga yang dapat dikonsumsi. Ciri khasnya adalah adanya garis putih di bagian tengah kelopak bunga.
Kelopak pacar air memiliki rasa manis sehingga cocok digunakan dalam dessert dan berbagai makanan manis. Bunga ini juga dapat dicampurkan ke salad dan minuman, serta dimanfaatkan sebagai garnish, manisan atau permen.
6. Miniature Roses

Sumber: Miniature Roses
Miniature roses merupakan salah satu kerabat mawar yang sering digunakan untuk mempercantik kue dan tampilan hidangan. Bunga ini juga dapat diolah menjadi es krim, dessert maupun digunakan sebagai taburan salad.
Miniature roses bahkan dapat dibekukan menjadi es batu untuk memberikan tampilan berbeda pada minuman. Namun, sebelum dikonsumsi, bagian bawah kelopak yang berwarna putih perlu dibuang karena bagian tersebut memiliki rasa pahit.
7. Geranium

Sumber: Istimewa
Geranium atau Pelargonium dapat menjadi pilihan untuk mempercantik hidangan penutup seperti sorbet dan es krim. Bunganya memiliki warna beragam, mulai dari merah muda, peach, ungu hingga merah.
Tekstur geranium cukup lembut dengan karakter rasa dan aroma yang dapat menyerupai mawar, lemon serta pala. Karena tampilan dan aromanya, bunga ini cocok digunakan sebagai pelengkap berbagai dessert.
8. Nasturtium
Sumber: Greeners.co
Nasturtium atau Tropaeolum majus memiliki bentuk daun yang cukup unik dan rasa yang sedikit pedas menyerupai merica. Karakter tersebut membuat bunga ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga dapat digunakan untuk memberikan cita rasa pada makanan gurih.
Bunga nasturtium dapat dicampurkan ke berbagai hidangan seperti pasta atau dijadikan camilan dengan isian keju dan herbs. Bunga ini juga dapat diolah menjadi infused oil untuk menambahkan aroma dan rasa pada masakan.
9. Chamomile
Sumber: Istimewa
Chamomile atau Matricaria recutita L. merupakan bunga yang cukup dikenal karena sering digunakan sebagai bahan teh. Bentuknya menyerupai bunga aster, tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil.
Selain teh, chamomile dapat digunakan untuk membuat sirup maupun sebagai garnish pada hidangan penutup. Bunga ini memiliki cita rasa manis dan secara tradisional juga banyak dikonsumsi sebagai minuman yang berkaitan dengan relaksasi dan kualitas tidur.
10. Bunga Telang

Sumber: Istimewa
Butterfly blue pea atau Clitoria ternatea lebih dikenal masyarakat Indonesia sebagai bunga telang. Bunga berwarna biru ini cukup populer digunakan sebagai pewarna alami untuk berbagai makanan dan minuman.
Bunga telang memiliki rasa yang cenderung tawar sehingga lebih sering dimanfaatkan sebagai teh atau pewarna alami. Warna birunya juga dapat memberikan tampilan menarik pada minuman maupun makanan tanpa harus menggunakan pewarna sintetis.
Tidak Semua Bunga Aman Dimakan
Keberadaan edible flowers membuat bunga tidak hanya berfungsi sebagai pemanis tampilan hidangan. Meski demikian, bunga yang digunakan untuk makanan sebaiknya memang merupakan jenis yang diketahui dapat dikonsumsi dan berasal dari sumber yang aman.
Penggunaan bunga sebagai bahan makanan juga perlu memperhatikan bagian tanaman yang dikonsumsi serta jumlahnya. Beberapa jenis memiliki kandungan tertentu yang membuat konsumsinya perlu dibatasi, seperti begonia yang mengandung asam oksalat.
Karena itu, jangan sembarangan memetik bunga dari taman atau membeli bunga hias untuk kemudian dicampurkan ke makanan. Bunga yang ditanam sebagai tanaman hias juga belum tentu dibudidayakan dengan standar yang sesuai untuk konsumsi dan dapat terpapar pestisida atau bahan kimia lainnya.
Dengan pemilihan yang tepat, edible flowers dapat memberikan warna, aroma dan cita rasa unik pada berbagai hidangan. Mulai dari mawar dan geranium untuk dessert, nasturtium untuk makanan gurih, chamomile untuk teh hingga bunga telang sebagai pewarna alami, bunga ternyata bisa menjadi bagian menarik dari dunia kuliner.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Unik! 10 Bunga Ini Bisa Masuk Menu Makanan, dari Mawar hingga Telang .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!