Makanan Terkena Abu Vulkanik, Harus Dibuang atau Masih Bisa Dicuci? Ini Kata Dokter
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hujan abu vulkanik tak hanya perlu diwaspadai karena dapat mengganggu pernapasan. Saat erupsi gunung berapi terjadi, partikel abu juga bisa masuk ke lingkungan rumah dan menempel pada berbagai benda, termasuk makanan serta minuman.
Menurut World Health Organization (WHO), abu vulkanik dan sejumlah bahan kimia yang dilepaskan saat erupsi berpotensi mencemari makanan dan sumber air. Karena itu, kebersihan makanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika suatu wilayah mengalami hujan abu.
Lantas, apakah makanan yang terkena abu vulkanik masih aman untuk dikonsumsi?
Dokter Diana F. Suganda, Spesialis Nutrisi Klinis, melalui unggahan di media sosialnya membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keamanan makanan selama terjadi hujan abu vulkanik.
Mengapa Makanan Perlu Diwaspadai Saat Hujan Abu?
Partikel abu vulkanik yang terbawa angin dapat mengendap di berbagai permukaan. Tak hanya di luar rumah, abu juga bisa masuk ke dalam ruangan dan menempel pada makanan, minuman, peralatan makan, meja dapur, hingga bahan makanan yang dibiarkan terbuka.
Karena itu, masyarakat di wilayah yang terdampak perlu lebih memperhatikan cara menyimpan dan mengolah makanan agar tidak terkontaminasi.
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.
1. Selalu Tutup Makanan dan Minuman
Makanan matang sebaiknya tidak dibiarkan terbuka ketika hujan abu sedang terjadi. Segera tutup makanan atau pindahkan ke wadah yang memiliki penutup rapat.
Rekomendasi juga buat kamu:
Hal yang sama berlaku untuk minuman dan bahan makanan. Menutup makanan dapat membantu mengurangi kemungkinan partikel abu masuk dan menempel pada makanan.
Jika memungkinkan, simpan makanan di dalam ruangan yang terlindung dan jauh dari sumber paparan abu.
2. Cuci Buah dan Sayuran dengan Air yang Aman
Buah dan sayuran yang berada di luar ruangan berpotensi terkena endapan abu vulkanik. Meski begitu, bukan berarti semua buah dan sayuran harus dihindari.
Buah dan sayuran tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama ditangani dengan tepat. Pastikan bahan makanan dicuci menggunakan air yang aman dan bersih sebelum dikonsumsi atau diolah.
Pada wilayah yang mengalami hujan abu, proses pencucian sebaiknya dilakukan dengan lebih teliti untuk memastikan kotoran dan partikel yang menempel dapat dihilangkan sebanyak mungkin.
3. Perhatikan Kondisi Makanan Sebelum Dikonsumsi
Tidak semua makanan yang terkena abu vulkanik otomatis memiliki kondisi yang sama. Keamanannya bergantung pada jenis makanan, tingkat paparan, serta apakah makanan tersebut masih dapat dibersihkan dengan baik.
Jika makanan terkena abu secara langsung, sulit dibersihkan, atau kebersihannya tidak dapat dipastikan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Jangan mengambil risiko hanya demi menyelamatkan makanan yang sudah terkontaminasi.
Tidak Ada Makanan atau Detox yang Bisa Menangkal Abu Vulkanik
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah anggapan bahwa konsumsi makanan, vitamin, atau produk detox tertentu dapat membuat tubuh kebal terhadap paparan abu vulkanik.
Dokter Diana menegaskan bahwa tidak ada makanan, vitamin, maupun detox tertentu yang dapat membuat seseorang kebal terhadap abu vulkanik.
Karena itu, langkah yang lebih penting adalah mengurangi paparan dan memastikan makanan serta air tetap berada dalam kondisi aman.
Jadi, Bagaimana Jika Makanan Terkena Abu Vulkanik?
Makanan yang terpapar abu vulkanik perlu dinilai berdasarkan kondisi dan tingkat paparannya. Bahan makanan yang masih memungkinkan untuk dibersihkan dengan aman dapat dicuci menggunakan air yang aman sebelum dikonsumsi.
Sebaliknya, makanan yang terkena abu secara langsung dan tidak memungkinkan untuk dibersihkan secara menyeluruh atau kebersihannya diragukan, sebaiknya dibuang.
Selama hujan abu berlangsung, membiasakan diri menutup makanan dan minuman, mencuci bahan makanan dengan air yang aman, serta menghindari makanan yang terkontaminasi dan sulit dibersihkan merupakan langkah sederhana yang penting dilakukan untuk menjaga keamanan pangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Makanan Terkena Abu Vulkanik, Harus Dibuang atau Masih Bisa Dicuci? Ini Kata Dokter .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!