Kiamat Makin Dekat? Banyak Bencana di Indonesia Dikaitkan dengan Umur Bumi Tidak Sampai 1500 Hijriah
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pertanyaan soal kapan kiamat terjadi memang tidak pernah berhenti mengundang rasa penasaran. Apalagi ketika berbagai bencana datang silih berganti, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin kencang hingga kebakaran hutan dan lahan. Lantas, apakah kondisi tersebut berkaitan dengan tanda-tanda kiamat? Benarkah umur umat Islam tidak akan melewati 1.500 Hijriah?
Pembahasan mengenai usia dunia dan umat Islam sebenarnya sudah lama muncul dalam kajian para ulama. Sejumlah ulama dan ahli sejarah pernah mencoba memahami beberapa hadis Nabi Muhammad SAW yang kemudian dikaitkan dengan perkiraan umur umat Islam.
Salah satu pendapat yang sering beredar menyebut umur umat Islam berada di kisaran 1.400 tahun dan tidak mencapai 1.500 tahun. Pandangan tersebut antara lain dikaitkan dengan penjelasan Imam Suyuthi dalam risalah Al-Kasyfu 'an Mujawazati Hadzihil Ummatil Alfi mengenai keluarnya Yakjuj dan Makjuj.
Dalam kitab Al-Masih Al-Muntazhar wa Nihayah Al-Alam, Abdul Wahab Abdussalam Thawilah menjelaskan terdapat sejumlah hadis yang dipahami menunjukkan umur umat Islam lebih dari 1.000 tahun, tetapi tambahan waktunya tidak mencapai 500 tahun.
Pendapat tersebut kemudian membuat angka 1.500 Hijriah kerap muncul dalam pembahasan tentang akhir zaman.
Benarkah Bumi Akan Berakhir Sebelum 1.500 Hijriah?
Di sinilah pentingnya membedakan antara tafsiran ulama dan kepastian waktu kiamat.
Tidak ada hadis yang secara tegas menyatakan umur bumi atau umat Islam pasti berakhir sebelum tahun 1.500 Hijriah. Angka tersebut merupakan hasil pemahaman atau perhitungan terhadap sejumlah riwayat, bukan tanggal pasti terjadinya kiamat.
Ibnu Katsir bahkan mengingatkan agar umat tidak sembarangan menentukan kapan kiamat akan terjadi. Dalam An-Nihayah, ia juga membantah anggapan Rasulullah SAW pernah menyatakan umur dunia tinggal seribu tahun.
Menurut Ibnu Katsir, Rasulullah SAW memang menyampaikan berbagai tanda kiamat, tetapi tidak pernah menentukan kapan persisnya hari kiamat akan terjadi.
Artinya, memasuki tahun 1447 Hijriah seperti sekarang bukan berarti umat manusia otomatis sedang menghitung mundur menuju tahun terakhir dunia.
Lalu, Bagaimana dengan Banyaknya Bencana di Indonesia?
Pertanyaan tersebut semakin menarik ketika melihat kondisi Indonesia.
Gunung Anak Krakatau contohnya, yang hingga kini masih aktif dan bukan terakhir meletus bertahun-tahun lalu. Berdasarkan Badan Geologi, aktivitas erupsi masih berlangsung pada September 2026. Badan Geologi bahkan menerbitkan laporan perkembangan erupsi pada 10 September 2026, setelah laporan sebelumnya pada 7 September dan laporan khusus 5 September 2026.
Kondisi tersebut wajar membuat sebagian orang menghubungkannya dengan tanda-tanda akhir zaman. Namun, bencana alam tidak otomatis menjadi bukti kiamat sudah dekat.
Tanda Kiamat Bukan Berarti Bisa Menentukan Tanggal
Dalam perspektif keagamaan, tanda-tanda kiamat memang menjadi bagian dari ajaran Islam. Namun, mengetahui adanya tanda bukan berarti manusia dapat menentukan tanggal atau tahun terjadinya kiamat.
Bencana juga dapat dijelaskan dari sisi ilmiah. Gempa bumi, misalnya, berkaitan dengan aktivitas tektonik, sementara banjir dan longsor dapat dipengaruhi oleh curah hujan ekstrem, kondisi lingkungan, tata ruang hingga faktor geografis.
Karena itu, munculnya berbagai bencana di Indonesia sebaiknya menjadi pengingat agar manusia lebih waspada, menjaga lingkungan, memperkuat kesiapsiagaan bencana, sekaligus melakukan introspeksi.
Jadi, benarkah umur umat Islam tidak sampai 1.500 Hijriah? Jawabannya tidak bisa dipastikan. Angka tersebut merupakan hasil tafsiran dan perhitungan sebagian ulama, bukan kepastian tanggal kiamat.
Yang pasti, waktu kiamat merupakan perkara yang tidak diketahui manusia. Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia juga tidak bisa dijadikan patokan dunia akan berakhir sebelum 1.500 Hijriah.
Daripada sibuk menghitung kapan dunia berakhir, yang lebih penting adalah mempersiapkan diri, memperbaiki kehidupan, dan tetap waspada menghadapi berbagai risiko bencana yang memang nyata terjadi di sekitar kita.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kiamat Makin Dekat? Banyak Bencana di Indonesia Dikaitkan dengan Umur Bumi Tidak Sampai 1500 Hijriah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!