Krisjiana Ambil Keputusan Vasektomi, Ungkap Bentuk Cinta dan Tanggung Jawab ke Siti Badriah
Ket. Krisjiana Baharudin memutuskan menjalani vasektomi setelah merasa jumlah anak bersama Siti Badriah sudah cukup.
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Suami Siti Badriah, Krisjiana Baharudin, memutuskan menjalani vasektomi setelah dirinya dan sang istri merasa jumlah anak dalam keluarga mereka sudah cukup. Keputusan tersebut bukan semata-mata soal kontrasepsi, tetapi juga disebut Krisjiana sebagai bentuk tanggung jawab serta penghormatan terhadap tubuh dan pilihan istrinya.
Krisjiana mengungkapkan alasannya melalui video yang diunggah di Instagram pribadinya. Ia menyoroti berbagai perjuangan yang harus dilalui perempuan sejak mengandung, melahirkan, hingga merawat anak setelah persalinan.
"Gua memutuskan untuk vasektomi. Kadang para suami itu lupa, di balik hadirnya seorang anak, ada perjuangan seorang istri yang gak sedikit," ujar Krisjiana dalam video tersebut.
Krisjiana Soroti Perjuangan Siti Badriah
Menurut Krisjiana, kehamilan merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan banyak pengorbanan dari seorang perempuan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan tersebut tidak berhenti setelah proses persalinan selesai karena masih ada kewajiban menyusui, begadang, dan merawat anak.
"9 bulan membawa kehidupan di dalam tubuhnya. Melewati mual, lelah, perubahan tubuh, sampai rasa sakit saat melahirkan. Dan setelah itu, masih ada menyusui, begadang, dan masih banyak hal lain yang dikorbankan buat keluarga," tuturnya.
Melihat berbagai proses yang telah dilalui Siti Badriah, Krisjiana merasa tidak ingin menambah beban sang istri dengan memaksanya kembali menjalani kehamilan. Ia pun memilih mengambil bagian dalam perencanaan keluarga melalui keputusan untuk menjalani vasektomi.
Bagi Krisjiana, keputusan mengenai kehamilan merupakan sesuatu yang berkaitan langsung dengan tubuh perempuan. Karena itu, ia merasa pilihan Siti Badriah mengenai apakah ingin kembali hamil atau tidak harus dihormati.
"Gua gak punya hak untuk memaksa istri gua hamil lagi. Gua juga gak punya hak menentukan apa yang harus dia lakuin sama tubuhnya. Karena itu tubuh dia, dan dia berhak memilih, apakah masih ingin hamil lagi atau enggak," kata Krisjiana.
Tak Ingin Memaksa Siti Badriah Hamil Lagi
Rekomendasi juga buat kamu:
Krisjiana mengatakan seorang suami seharusnya tidak memaksakan keinginannya ketika sang istri sudah merasa cukup dengan jumlah anak yang dimiliki. Menurutnya, keputusan untuk menjalani kontrasepsi juga dapat menjadi bentuk keterlibatan suami dalam perencanaan keluarga.
"Kalau dia bilang, ‘Aku udah cukup,’ maka tugas gua bukan memaksa, tapi tugas gua adalah menghormati pilihannya," lanjutnya.
Ia kemudian memutuskan untuk mengambil tanggung jawab tersebut melalui vasektomi. Krisjiana ingin keputusan itu menjadi bentuk dukungan kepada Siti Badriah sekaligus menunjukkan bahwa perencanaan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan.
Vasektomi Bukan soal Kejantanan
Krisjiana juga menegaskan bahwa keputusan menjalani vasektomi tidak berkaitan dengan persoalan kejantanan. Ia justru memandang prosedur tersebut sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga.
"Vasektomi itu bukan tentang siapa yang lebih banyak berkorban. Bukan tentang kehilangan kejantanan juga. Ini tentang tanggung jawab," ujarnya.
Selain tanggung jawab, Krisjiana memaknai keputusan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap tubuh dan keputusan pasangan. Ia mengatakan cinta kepada pasangan tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga perlu dibuktikan lewat tindakan.
"Ini tentang menghargai tubuh dan keputusan pasangan. Tentang cinta yang gak cuma diucapkan, tapi juga dibuktikan," katanya.
Menurut Krisjiana, ketika Siti Badriah sudah menyampaikan bahwa dirinya merasa cukup memiliki anak, maka dirinya sebagai suami perlu mempertimbangkan pilihan tersebut. Ia kemudian memilih untuk mengambil peran dalam menentukan langkah berikutnya dalam perencanaan keluarga.
“Biar Aku yang Ambil Tanggung Jawab”
Krisjiana menyebut vasektomi sebagai caranya mengambil tanggung jawab setelah sang istri merasa tidak ingin menjalani kehamilan lagi. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keputusan kontrasepsi dalam rumah tangga dapat dibicarakan dan dipertimbangkan bersama.
"Karena kalau istri udah bilang, ‘Aku udah cukup,’ maka sebaliknya sebagai suami, mungkin sudah waktunya gua berkata, ‘Kalau gitu, biar aku yang ambil tanggung jawab selanjutnya,’" tuturnya.
Ia juga mengaitkan keputusan tersebut dengan caranya mencintai Siti Badriah. Baginya, rasa cinta kepada pasangan juga diwujudkan dengan menghormati hak pasangan dalam menentukan pilihan terhadap tubuhnya.
"Karena mencintai istri, berarti kita juga harus menghormati haknya atas tubuhnya sendiri," pungkas Krisjiana.
Krisjiana turut menyampaikan terima kasih kepada Mandaya Hospital Puri yang telah memberikan pelayanan selama proses vasektomi yang dijalaninya. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai sebuah langkah yang diambil untuk masa depan keluarga yang lebih berarti.
"Sebuah langkah kecil untuk hari ini, demi masa depan yang lebih berarti," tutup Krisjiana.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Krisjiana Ambil Keputusan Vasektomi, Ungkap Bentuk Cinta dan Tanggung Jawab ke Siti Badriah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!