Curhat Aisar Khaled usai Dilaporkan Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh
Ket. Curhat Aisar Khaled usai Dilaporkan Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh
Doc: Instagram
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, tengah menghadapi masalah hukum setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah perusahaan agensi di Indonesia.
Aisar dilaporkan atas dugaan penipuan dan perbuatan curang dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 5,7 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan laporan tersebut.
"Benar, dilaporkan Senin kemarin terkait dugaan perbuatan curang," ujar Budi Hermanto, Selasa (15/9/2026), dalam JakartaTribunnews.com.
Sebelum melapor, pihak agensi mengaku telah tiga kali mengirim somasi, tetapi tidak mendapat tanggapan dari Aisar.
"Sudah kami somasi sebanyak tiga kali, tetapi tidak ada jawaban dan tidak ada memberikan informasi mengenai keberadaannya. Maka dari itu, kami hari ini melaporkan ke pihak berwajib untuk mencari solusi dan penegakan hukum," kata kuasa hukum pelapor, Machi Ahmad.
Berawal dari Perjanjian Kerja Sama dan Investasi
Kasus ini bermula dari perjanjian investasi yang ditandatangani Aisar dan pihak agensi pada Februari 2026.
Kuasa hukum pelapor, Michael Sugijanto, mengatakan Aisar memiliki kewajiban melakukan promosi secara langsung (live), tetapi dinilai tidak memenuhi kewajibannya dan masih memiliki tunggakan sekitar Rp 5,7 miliar.
"Karena Aisar dan klien kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi. Di perjanjian tersebut, sisa yang belum dibayarkan oleh Aisar sekitar Rp 5,7 miliar," ungkap Michael.
Pihak agensi mengaku telah menghubungi Aisar dan mengajaknya berdiskusi, namun tidak mendapat tanggapan.
Rekomendasi juga buat kamu:
Curhatan Aisar Khaled di Laman Instagram Pribadinya
Di tengah persoalan hukum, Aisar menyampaikan curhatan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku merasa ada orang-orang yang menunggu dirinya gagal dan menjatuhkannya dari belakang.
"Banyak orang ingin melihat aku jatuh. Mereka menunggu saat aku lemah, berharap aku gagal, bahkan mungkin merasa bahagia ketika melihat aku terluka. Ada yang datang membawa senyum, tetapi di belakangku mereka menjatuhkan," kata Aisar.
Ia juga kecewa terhadap orang yang sebelumnya dianggap sebagai teman.
"Ada yang mengaku teman, tetapi diam-diam menjadi orang yang paling ingin melihatku hancur. Aku tahu, tidak semua orang menyukaiku, dan aku juga tidak bisa memaksa semua orang untuk memahami perjuanganku," lanjutnya.
Tegaskan Tak Akan Menyerah di Tanah Rantau
Aisar menegaskan tidak akan menyerah meski tengah menghadapi persoalan hukum dan masalah pertemanan.
"Terluka bukan berarti kalah. Aku mungkin bisa dipatahkan, tetapi aku akan selalu mencari cara untuk bangkit kembali. Ketika suatu hari aku berhasil berdiri lebih kuat dari sebelumnya, aku tidak akan sibuk membalas siapa pun. Kalian boleh berharap aku jatuh, tetapi jangan pernah berharap aku menyerah," tegasnya.
Ia percaya masih banyak masyarakat Indonesia yang menerima kehadirannya.
"Ribuan orang membenciku tetapi aku percaya jutaan manusia di Indonesia senang dengan kehadiran diriku," ucapnya.
"Aku cuman seorang anak dari negara Malaysia ingin berkongsi kebahagiaan di Indonesia. Bismillah aku kuat," pungkas Aisar.
Selain curhatan tersebut, Aisar juga membagikan sejumlah momen ketika dirinya membantu masyarakat yang kesusahan dan berbagi rezeki di Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Curhat Aisar Khaled usai Dilaporkan Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!