Dapat Ancaman Kematian, Lisa BLACKPINK Minta Maaf Soal Ucapan Rasis di Video Trainee

Ket. Lisa BLACKPINK.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Lisa BLACKPINK akhirnya buka suara terkait kontroversi video masa trainee yang kembali menjadi sorotan. Dalam rekaman yang dibuat sebelum debut, Lisa terlihat menggunakan sebuah kata bernuansa rasis saat mengikuti lagu berbahasa Inggris.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Lisa dalam wawancara bersama Variety di Toronto International Film Festival (TIFF). Momen itu bertepatan dengan pemutaran perdana dokumenter tentang perjalanan karier solonya, Always Lalisa, pada 14 September 2026.

Dalam wawancara tersebut, Lisa mengakui dirinya perlu meminta maaf atas kejadian yang terjadi ketika masih menjalani masa trainee. Ia menjelaskan saat itu dirinya tumbuh besar di Thailand dan belum mendapatkan pemahaman mengenai konteks rasial dari kata yang digunakan dalam rekaman tersebut.

Lisa mengatakan ketika masih berada di Thailand, ia tidak mengetahui kata tersebut memiliki sejarah dan konotasi yang sangat sensitif.

"Aku benar-benar harus meminta maaf. Sejujurnya, aku orang Thailand dan tumbuh besar di Thailand. Saat itu tidak ada edukasi mengenai hal tersebut, jadi aku tidak mengetahuinya," ujar Lisa.

Video yang menjadi sumber kontroversi tersebut merupakan bagian dari rekaman evaluasi trainee YG Entertainment yang dibuat sebelum BLACKPINK resmi debut pada 2016.

Dalam rekaman itu, para trainee terlihat melakukan evaluasi dengan melakukan rap mengikuti sejumlah lagu berbahasa Inggris. Lagu-lagu tersebut diketahui mengandung kata yang kini menjadi sumber kontroversi.

Potongan rekaman tersebut kemudian bocor dan menyebar ke publik. Kemunculannya kembali membuat nama Lisa terseret dalam perdebatan di media sosial, terutama karena kata tersebut memiliki sejarah panjang dan dianggap sangat ofensif dalam konteks tertentu.

Namun, kontroversi ini ternyata pernah berkembang jauh lebih serius. Berdasarkan informasi yang diungkap dalam dokumenter Always Lalisa, pihak agensi Lisa saat ini, LLOUD, sempat ingin mengeluarkan pernyataan untuk merespons kebocoran video tersebut.

Sayangnya, rencana tersebut disebut tidak berjalan karena YG Entertainment saat itu menentangnya. Situasi kemudian semakin rumit setelah Lisa dilaporkan menerima ancaman kematian akibat kontroversi tersebut.

Pada akhirnya, keputusan diambil untuk tidak membawa persoalan tersebut lebih jauh.

Kini, bertahun-tahun setelah rekaman itu dibuat, Lisa memilih memberikan penjelasan secara terbuka. Permintaan maaf tersebut menjadi bagian dari pembahasan perjalanan hidup dan kariernya yang turut diangkat dalam dokumenter Always Lalisa.

Dokumenter garapan Sue Kim itu mengikuti perjalanan Lisa ketika mulai membangun karier sebagai solois setelah sukses bersama BLACKPINK. Film tersebut dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 12 Oktober 2026.

Kemunculan dokumenter ini pun menjadi momentum bagi Lisa untuk memperlihatkan sisi perjalanan karier yang selama ini tidak selalu terlihat oleh publik. Selain kesuksesan di atas panggung, film tersebut turut menampilkan berbagai tantangan yang pernah dihadapinya sebagai seorang idol dan artis solo.

Lisa sendiri debut bersama BLACKPINK pada 2016 dan menjadi anggota pertama grup tersebut yang bukan berasal dari Korea Selatan. Sejak debut, popularitasnya berkembang pesat hingga menjadikannya salah satu idol KPop dengan pengaruh global yang sangat besar.

Kontroversi video trainee ini pun kembali menjadi pengingat rekaman dari masa lalu seorang figur publik dapat muncul kembali bertahun-tahun kemudian. Namun, dalam kasus ini, Lisa telah memberikan respons secara langsung dengan menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan dirinya tidak memahami makna serta konteks kata tersebut ketika rekaman dibuat.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN