Messi Klaim Perdebatan GOAT Berakhir, Ronaldo Masih Bisa Membantah?

Ket. Messi dan Ronaldo.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perdebatan soal siapa pemain terbaik sepanjang masa atau Greatest of All Time (GOAT) kembali memanas. Kali ini, Lionel Messi seolah ikut memberikan pernyataan yang membuat persaingan dengan Cristiano Ronaldo semakin menarik.

Pada 3 September, Messi mengunggah sebuah video promosi melalui akun Instagram pribadinya. Sekilas, video tersebut tampak seperti kampanye biasa. Namun, sebuah kalimat di bagian akhir justru langsung menyulut kembali perdebatan sepak bola yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Video itu menampilkan semacam kwitansi berisi sejumlah pencapaian Messi bersama tim nasional Argentina. Di dalamnya tercantum berbagai momen penting sepanjang kariernya, termasuk keberhasilannya membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.

Kemudian, video tersebut ditutup dengan pernyataan yang sangat berani, “Perdebatan GOAT telah berakhir.”

Messi juga menuliskan pesan yang bernuansa nostalgia. Ia menyebut telah menjalani lebih dari 20 tahun perjalanan bersama sepak bola, melewati enam edisi Piala Dunia, serta mengumpulkan begitu banyak kenangan bersama para penggemar.

Unggahan itu sontak menjadi sorotan. Bukan hanya karena Messi baru saja mengumumkan berakhirnya perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina, tetapi juga karena kalimat tentang GOAT dianggap memiliki makna tersendiri.

Tak butuh waktu lama, Piers Morgan ikut bereaksi. Jurnalis asal Inggris yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Cristiano Ronaldo tersebut membagikan ulang video Messi dan memberikan komentar yang jauh lebih tajam.

Morgan bahkan menyindir Messi dengan menyebutnya sebagai “Mr Humility” sembari menilai unggahan tersebut sebagai bentuk kesombongan yang luar biasa dalam sejarah olahraga.

Respons tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Morgan memang sudah lama dikenal sebagai salah satu figur yang secara terbuka membela Ronaldo dalam perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa.

Persaingan Messi dan Ronaldo sendiri belum benar-benar selesai. Selain jumlah trofi dan pencapaian individu, perhatian kini juga tertuju pada pertarungan menuju 1.000 gol sepanjang karier.

Dalam data yang disebutkan dalam laporan tersebut, Messi masih membutuhkan sekitar 73 gol untuk mencapai angka 1.000. Sementara itu, Ronaldo hanya berjarak sekitar 22 gol dari pencapaian tersebut. Namun, ada satu fakta menarik, Messi telah memainkan sekitar 150 pertandingan lebih sedikit dibandingkan Ronaldo sepanjang kariernya.

Dari sisi tim nasional, Messi memiliki keunggulan yang sulit diabaikan. Ia berhasil mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dan telah tampil dalam tiga final Piala Dunia. Ronaldo sendiri belum pernah membawa Portugal mencapai final Piala Dunia.

Karena itulah, perdebatan GOAT kemungkinan besar tidak akan selesai hanya karena satu unggahan media sosial.

Menariknya, setelah Messi memutuskan mengakhiri karier internasionalnya, sepak bola Argentina memberikan penghormatan khusus. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) berencana menghentikan seluruh pertandingan liga nasional pada menit ke-10 pada akhir pekan ini dan menggelar satu menit mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada sang megabintang.

AFA juga tengah menyiapkan dua hingga tiga pertandingan perpisahan untuk Messi pada agenda FIFA akhir September hingga awal Oktober. Beberapa kota seperti Buenos Aires, Cordoba, dan Rosario disebut masuk dalam rencana penyelenggaraan.

Meski begitu, detail mengenai lawan yang akan dihadapi Argentina dalam laga penghormatan tersebut masih belum diumumkan.

Dengan berakhirnya perjalanan Messi bersama tim nasional, persaingan dengan Ronaldo memasuki babak baru. Messi sudah mengoleksi Piala Dunia, Ronaldo masih mengejar rekor gol, sementara keduanya sama-sama memiliki warisan luar biasa dalam sejarah sepak bola.

Jadi, apakah benar perdebatan GOAT sudah berakhir seperti yang tersirat dalam video Messi? Atau justru persaingan Messi vs Ronaldo akan semakin panas sampai salah satu dari mereka benar-benar mencapai angka 1.000 gol?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN