Angga Yunanda Terciduk Gendong Baby Segara dengan Posisi M-Shape, Ini Cara Aman Menggendong Newborn

Ket. Angga Yunanda gendong Baby Segara

Doc: Instagram/@sheninacinnamon

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Momen hangat aktor Angga Yunanda bersama baby Segara sukses mencuri perhatian publik.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Angga terlihat menggendong bayi yang baru lahir pada 20 Juli lalu menggunakan baby wrap.

Bukan hanya ekspresi penuh kasih yang menjadi sorotan, tetapi juga posisi gendong yang dinilai sudah menerapkan teknik M-Shape, salah satu posisi yang direkomendasikan untuk bayi baru lahir.

Banyak warganet memberikan apresiasi karena posisi tubuh baby Segara tampak tersangga dengan baik. Teknik M-Shape dikenal mampu menjaga perkembangan panggul bayi tetap alami sekaligus memberikan rasa nyaman saat digendong.

Posisi ini ditandai dengan lutut bayi yang berada lebih tinggi daripada bokong sehingga kedua kaki membentuk huruf "M" jika dilihat dari depan.

Meski terlihat sederhana, penggunaan baby wrap membutuhkan teknik yang benar agar bayi tetap aman dan nyaman. Berikut langkah-langkah menggendong bayi newborn dengan teknik M-Shape.

Tips Aman Menggendong

Tahap pertama adalah menyiapkan baby wrap. Letakkan bagian tengah kain yang biasanya memiliki label merek tepat di tengah dada penggendong.

Selanjutnya, bawa kedua ujung kain ke belakang tubuh, silangkan hingga membentuk huruf X, lalu tarik kembali ke atas bahu menuju bagian depan.

Kedua ujung kain kemudian dimasukkan ke dalam panel kain utama yang berada di dada sebelum kembali disilangkan di bagian pinggang atau perut.

Terakhir, ikat kain dengan simpul mati ganda agar posisinya tetap kuat dan tidak mudah bergeser.

Setelah baby wrap terpasang, bayi dapat dimasukkan dalam posisi tegak menghadap dada penggendong. Kepala bayi sebaiknya berada dekat tulang selangka sehingga cukup dekat untuk dipantau dan dicium dengan mudah.

Masukkan kaki bayi satu per satu ke dalam kain silang, lalu lebarkan kain hingga menopang paha dari lipatan lutut kiri sampai lipatan lutut kanan. Penopang yang merata membantu mengurangi tekanan pada panggul bayi.

Bentuk Posisi M dan C-Shape

Langkah berikutnya adalah membentuk posisi M-Shape dan C-Shape. Caranya dengan melakukan pelvic tuck, yakni memutar panggul bayi secara lembut ke arah dalam atau mendekati tubuh penggendong.

Teknik ini membuat bokong bayi turun membentuk kantong alami pada kain sehingga lutut otomatis berada lebih tinggi daripada bokong.

Dari depan, posisi kaki akan menyerupai huruf M, sementara punggung bayi tetap mempertahankan lengkungan alami berbentuk huruf C.

Selain memastikan posisi M-Shape terbentuk, penggendong juga perlu memastikan kain cukup erat untuk menyangga tubuh bayi tanpa membuatnya sesak.

Wajah bayi harus selalu terlihat, hidung dan mulut tidak tertutup kain, serta dagunya tidak menempel ke dada agar jalan napas tetap terbuka.

Dengan teknik yang tepat, menggendong bayi menggunakan baby wrap tidak hanya terasa nyaman bagi orang tua, tetapi juga membantu menjaga posisi tubuh newborn tetap ergonomis dan aman.*

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN