5 Tempat Makan Legendaris di Indonesia yang Kini Tutup Permanen, Penuh Kenangan

Ket. 5 Tempat Makan Legendaris di Indonesia yang Kini Tutup Permanen, Penuh Kenangan

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sering kali, pada awal kemunculannya, sejumlah restoran berhasil merebut pasar dan menjadi favorit masyarakat.

Namun, seiring berjalannya waktu, tidak semua tempat makan mampu mempertahankan popularitasnya dan bersaing dengan brand-brand baru yang terus bermunculan.

Akibatnya, restoran tersebut perlahan mulai kehilangan peminat, omzet menurun, hingga akhirnya harus tutup selamanya.

Kehadirannya yang pernah menjadi ikon membuat penutupan sejumlah restoran legendaris ini meninggalkan kesedihan bagi pelanggan setia. Banyak orang kehilangan tempat makan yang menyimpan berbagai kenangan bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.

Berikut ini daftar 5 tempat makan legendaris di Indonesia yang harus tutup permanen.

1. Restoran Rindu Alam

Mengunjungi kawasan Puncak Pass, Bogor, tentu banyak orang sudah tidak asing dengan Restoran Rindu Alam yang sangat ikonis.

Berdiri sejak tahun 1980, tempat makan ini menjadi legenda karena menyajikan beragam hidangan lezat dengan latar pemandangan hamparan kebun teh dan kelokan jalan yang memukau.

Sayangnya, setelah beroperasi selama empat dekade, restoran legendaris ini resmi tutup pada Februari 2020. Penutupan tersebut disebut terjadi karena masa sewa lahan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berakhir.

Kini, bekas Restoran Rindu Alam telah digantikan dengan restoran lain. Meski demikian, kenangannya tetap abadi di hati para wisatawan, terutama bagi mereka yang pernah menikmati hidangan di tempat tersebut bersama keluarga.

2. Hard Rock Café Jakarta

Dikenal sebagai kafe dan restoran dengan konsep Rock ‘n’ Roll, Hard Rock Café Jakarta resmi tutup permanen pada Maret 2023. Penutupan tersebut mengejutkan banyak orang sekaligus meninggalkan berbagai kenangan bagi para pengunjung setianya.

Pada awal kedatangannya, Hard Rock Café Jakarta pertama kali hadir di Sarinah, Jakarta Pusat, pada tahun 1992. Kafe ikonis tersebut kemudian pindah ke gedung eX Plaza Indonesia.

Pada 2013, Hard Rock Café Jakarta kembali berpindah lokasi ke Pacific Place Mall, SCBD, yang menjadi tempat terakhir sebelum akhirnya tutup permanen.

Setelah satu dekade menemani masyarakat ibu kota, kafe dan restoran bernuansa musik tersebut resmi menghentikan operasionalnya karena masa sewa telah habis dan tingginya biaya kontrak baru.

Pada akhirnya, tempat nongkrong bergaya Amerika tersebut memutuskan untuk pamit dari Jakarta. Namun, salah satu cabangnya masih tetap beroperasi di Bali.

3. McDonald’s Sarinah

Kabar penutupan permanen McDonald’s Sarinah sempat mengejutkan banyak orang. Pasalnya, restoran cepat saji tersebut merupakan gerai McDonald’s pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1991.

Selama hampir tiga dekade, McDonald’s Sarinah menjadi tempat makan favorit berbagai kalangan. Banyak kenangan indah tercipta di lokasi tersebut, terlebih karena letaknya yang strategis di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Namun, pada 10 Mei 2020, McDonald’s Sarinah resmi ditutup atas permintaan manajemen Gedung Sarinah yang ingin melakukan renovasi besar-besaran sekaligus mengubah strategi bisnis mereka.

Meski demikian, pada 1 Juli 2023, McDonald’s Indonesia kembali membuka gerainya di kawasan Thamrin. Kali ini lokasinya berbeda, bukan berada di Gedung Sarinah, melainkan tepat di seberang lokasi lamanya.

4. Restoran Cahaya Kota

Penutupan Restoran Cahaya Kota yang berada di Gondangdia, Jakarta Pusat, juga sempat mengejutkan masyarakat. Restoran bergaya Chinese food ini merupakan salah satu ikon kuliner legendaris di Jakarta yang telah berdiri sejak tahun 1943.

Dulunya, restoran ini dikenal sebagai tempat makan favorit mendiang Presiden Soekarno. Terdapat sekitar 100 menu makanan yang tersedia, mulai dari mie goreng, ayam goreng mentega, seafood goreng, aneka tumisan, hingga bistik dengan cita rasa lezat dan porsi jumbo.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, restoran legendaris tersebut semakin kehilangan pengunjung. Menurunnya jumlah pesanan membuat pemasukan tidak lagi mencukupi untuk menutup biaya operasional.

Akhirnya, setelah bertahun-tahun menyajikan hidangan lezat bagi banyak orang, pemilik Restoran Cahaya Kota memutuskan untuk menutup gerainya secara permanen.

5. Riung Gunung Coffee

Bagi masyarakat yang sering berlibur ke kawasan Puncak Pass, Bogor, tentu tidak asing dengan keberadaan jembatan tua yang berada di tengah jalan.

Bukan tempat penyeberangan, jembatan tua yang kini telah tertutupi pepohonan lebat tersebut merupakan akses menuju Riung Gunung Coffee House, sebuah kafe elite pada masanya.

Tempat ngopi ini disebut beroperasi pada tahun 1960 hingga 1970-an dan dikelola oleh Hotel Indonesia, atau yang kini lebih dikenal dengan nama Hotel Indonesia Kempinski.

Sayangnya, kafe bernuansa vintage tersebut resmi tutup permanen bersama beberapa restoran ikonis lainnya. Namun, kawasan wisata kebun teh Riung Gunung sendiri masih tetap beroperasi hingga saat ini.

Itulah lima tempat makan legendaris di Indonesia yang harus tutup permanen. Apakah kamu pernah mengunjungi salah satunya?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN