ERHA Klarifikasi Kasus Dokter Diduga Body Shaming Amanda Zahra, Dokter Dibebastugaskan Sementara

Ket. Amanda Zahra dan klarifikasi pihak klinik kecantikan ERHA

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Klinik kecantikan ERHA akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait polemik yang menyeret salah satu dokternya, dr. Ayu Kusumaningrum.

Dokter tersebut menjadi sorotan publik setelah diduga melontarkan komentar bernada body shaming kepada influencer Amanda Zahra melalui media sosial.

Meski dr. Ayu telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, pihak ERHA menegaskan tetap mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan yang bersangkutan untuk sementara waktu.

Kasus ini bermula ketika unggahan yang diduga berisi komentar negatif mengenai penampilan Amanda Zahra beredar luas di media sosial.

Unggahan tersebut memicu kritik dari warganet karena dinilai tidak mencerminkan sikap profesional seorang tenaga medis, terlebih dokter yang sehari-hari berinteraksi dengan pasien dari berbagai latar belakang.

Menyusul ramainya perbincangan tersebut, dr. Ayu Kusumaningrum mengunggah video klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik.

Dalam video itu, ia mengakui kesalahan yang telah dilakukan dan menyampaikan penyesalan atas komentarnya.

Menurut dr. Ayu, tindakan tersebut sepenuhnya didorong oleh emosi sesaat dan asumsi pribadinya.

Ia menegaskan bahwa komentar yang dibuat bukan merupakan pandangan institusi tempatnya bekerja maupun profesi dokter secara keseluruhan.

Dalam pernyataannya, dr. Ayu juga meminta agar masyarakat tidak menyeret nama ERHA, rekan-rekan sejawat, ataupun organisasi profesi dokter ke dalam persoalan yang murni merupakan kesalahan pribadi.

"Saya, dr. Ayu Kusumaningrum, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan keresahan yang telah saya timbulkan melalui unggahan dan komentar yang saya tuliskan di media sosial kepada Saudari Amanda Zahra," demikian inti dari permintaan maaf yang disampaikannya.

Klarifiaksi Pihak ERHA Klinik

20260712132000_Screenshot_60.jpg

(Klarifikasi pihak ERHA Klinik, cok: IG/@erha.dermatology)

Sementara itu, pihak ERHA bergerak cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi. Manajemen menegaskan bahwa mereka tidak mentoleransi segala bentuk perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai perusahaan, termasuk tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti pihak lain.

"Demikian juga sebagai salah satu bentuk tindakan korektif, sejak hari Jumat 10 Juli 2026, manajemen ERHA GROUP telah membebastugaskan sementara tengara medis yang bersangkutan dari seluruh kegiatan praktik selama proses evaluasi dan investigasi internal berlangsung," tulisnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, ERHA memutuskan untuk membebastugaskan sementara dr. Ayu Kusumaningrum dari seluruh aktivitas pelayanan hingga proses evaluasi internal selesai dilakukan. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar etika dan profesionalisme seluruh tenaga medisnya.

ERHA juga menegaskan bahwa setiap dokter yang bernaung di bawah institusi tersebut wajib menjunjung tinggi sikap empati, menghormati martabat setiap individu, serta menjaga komunikasi yang baik, baik saat memberikan pelayanan kepada pasien maupun ketika beraktivitas di ruang publik, termasuk media sosial.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN