Jangan Abaikan! Ini Dampak Terlalu Lama Memakai Headphone pada Kesehatan Telinga

Ket. Ilustrasi pakai headphone saat kerja

Doc: Magnific.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penggunaan headphone saat bekerja telah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama sejak sistem kerja hybrid dan work from home semakin umum.

Headphone membantu meningkatkan fokus, meredam suara bising di sekitar, hingga memudahkan komunikasi saat rapat virtual.

Namun, memakai headphone selama berjam-jam setiap hari juga menimbulkan pertanyaan: apakah kebiasaan ini aman bagi kesehatan telinga?

Secara umum, menggunakan headphone tidak langsung merusak telinga jika dilakukan dengan cara yang benar.

Masalah biasanya muncul ketika volume suara terlalu tinggi, durasi pemakaian terlalu lama, atau pengguna jarang memberikan waktu istirahat bagi telinga.

Kombinasi faktor tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran secara bertahap.

Penurunan Kualitas Pendengaran

Salah satu dampak yang paling sering dikhawatirkan adalah penurunan kemampuan mendengar akibat paparan suara keras.

Di dalam telinga terdapat sel-sel rambut halus yang berfungsi menangkap getaran suara dan mengirimkannya ke otak.

Jika terus-menerus terpapar suara dengan intensitas tinggi, sel-sel tersebut bisa mengalami kerusakan permanen.

Sayangnya, sel rambut pada telinga tidak dapat beregenerasi, sehingga gangguan pendengaran yang terjadi umumnya bersifat permanen.

Picu Telinga Berdenging

Selain gangguan pendengaran, penggunaan headphone dalam waktu lama juga dapat memicu telinga berdenging atau tinnitus.

Kondisi ini ditandai dengan munculnya suara denging, desisan, atau siulan yang terdengar meski tidak ada sumber suara dari luar.

Pada sebagian orang, tinnitus hanya bersifat sementara setelah mendengarkan suara keras. Namun, jika paparan terus berlanjut, gejalanya bisa menjadi kronis dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pemakaian headphone yang menutup telinga secara terus-menerus juga dapat membuat area telinga menjadi lebih lembap.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan bakteri maupun jamur, terutama jika headphone jarang dibersihkan.

Akibatnya, risiko infeksi telinga luar atau iritasi pada kulit di sekitar telinga dapat meningkat.

Nyeri Daun Telinga

Tidak hanya itu, penggunaan headphone dalam waktu lama terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman berupa nyeri pada daun telinga, tekanan di sekitar kepala, hingga sakit kepala.

Hal ini umumnya disebabkan oleh bantalan headphone yang terlalu menekan atau ukuran perangkat yang kurang sesuai dengan bentuk kepala pengguna.

Agar tetap aman, para ahli menyarankan menerapkan aturan 60/60, yaitu mendengarkan audio dengan volume maksimal sekitar 60 persen dan tidak lebih dari 60 menit tanpa jeda.

Setelah itu, berikan waktu istirahat sekitar lima hingga sepuluh menit agar telinga dapat beristirahat dari paparan suara.

Jika pekerjaan memang mengharuskan penggunaan headphone hampir sepanjang hari, pilih perangkat yang nyaman dan memiliki fitur peredam bising (noise cancelling).

Fitur ini memungkinkan pengguna mendengarkan audio dengan volume lebih rendah karena suara dari lingkungan sekitar sudah berkurang.

Selain itu, rutin membersihkan headphone juga penting untuk menjaga kebersihan dan mencegah penumpukan kotoran maupun bakteri.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN