Cristiano Ronaldo Semprot Haters di Konferensi Pers, Sindir Jurnalis yang Dianggap Tak Menyukainya
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Suasana konferensi pers Timnas Portugal jelang laga melawan Spanyol mendadak menjadi sorotan setelah Cristiano Ronaldo melontarkan komentar tajam kepada seorang jurnalis.
Momen tersebut memperlihatkan sisi tegas sang megabintang yang merasa sudah mengetahui siapa saja pihak yang selama ini kerap memberikan penilaian negatif terhadap dirinya.
Peristiwa itu bermula ketika Cristiano Ronaldo sedang melayani pertanyaan dari awak media. Tiba-tiba, ia meminta mikrofon diberikan kepada seorang jurnalis yang duduk di barisan depan.
Dengan nada santai namun penuh sindiran, Ronaldo mengaku ingin mendengar pertanyaan dari sosok yang menurutnya tidak menyukai dirinya.
"Kasih mikrofonnya ke pria yang ada di depannya itu, yang tidak suka sama saya. Saya ingin lihat apakah dia bisa memberi pertanyaan yang bagus. Ya, dia. Dia itu. Saya tahu dia tidak suka sama saya," ujar Ronaldo, dilansir dari akun X @idextratime, Senin (06/07).
Pernyataan tersebut langsung membuat suasana konferensi pers menjadi sedikit canggung. Meski demikian, jurnalis yang dimaksud tetap menerima mikrofon dan memperkenalkan diri sebagai Marcelo Bechler sebelum mengajukan pertanyaan kepada kapten Portugal tersebut.

(Ronaldo di acara konferensi pers Timnas Portugal jelang laga melawan Spanyol, dok: X/@idextratime)
Dengan nada sopan, Marcelo membuka pertanyaannya dengan memberikan apresiasi kepada Ronaldo.
"Cristiano, apa kabar? Saya mengagumi Anda. Senang bisa berbicara dengan Anda. Saya ingin bertanya, apa hal yang paling sulit dari bermain di Piala Dunia pada usia 41 tahun?" tanyanya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Namun, jawaban Ronaldo kembali mengandung sindiran yang membuat ruangan konferensi pers kembali menjadi perhatian.
"Apa yang paling sulit? Berbicara dengan kalian. Dengan sebagian dari kalian, terutama dengan yang tidak suka kepada saya," jawab Ronaldo.
Tak berhenti sampai di situ, pemain yang telah meraih lima Ballon d'Or tersebut menegaskan bahwa dirinya sangat mudah mengingat wajah orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya, termasuk mereka yang menurutnya memiliki pandangan negatif.
"Kamu salah satunya, saya tahu. Saya sangat hafal wajah orang. Cukup melihat seseorang sekali saja, saya tidak akan pernah melupakannya lagi," lanjut Ronaldo.
Respons Ronaldo tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian penggemar menilai sang kapten Portugal hanya sedang bercanda sekaligus menunjukkan kepercayaan dirinya dalam menghadapi kritik yang selama ini mengiringi perjalanan kariernya.
Di sisi lain, ada pula yang menganggap komentarnya terlalu tajam kepada seorang jurnalis yang sebenarnya mengawali pertanyaan dengan nada penuh penghormatan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Ronaldo memang dikenal sebagai sosok yang tidak ragu membela dirinya ketika merasa diperlakukan tidak adil oleh media maupun para pengkritiknya.
Selama lebih dari dua dekade berkarier di level tertinggi sepak bola dunia, ia kerap menjadi sasaran kritik, mulai dari performa di lapangan hingga sikapnya di luar pertandingan.
Kini, fokus utama Ronaldo tetap membawa Portugal meraih hasil maksimal saat menghadapi Spanyol.
Di usianya yang telah menginjak 41 tahun, ia masih menjadi salah satu figur penting di skuad Portugal berkat pengalaman, kepemimpinan, serta ambisinya untuk terus bersaing di panggung internasional.
Insiden dalam konferensi pers tersebut pun kembali menunjukkan bahwa Ronaldo tetap menjadi sosok yang mampu mencuri perhatian, baik melalui aksi di lapangan maupun ucapannya di depan publik.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Cristiano Ronaldo Semprot Haters di Konferensi Pers, Sindir Jurnalis yang Dianggap Tak Menyukainya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!