23 Saksi Klaim Anggota DPRD Berbau Alkohol Saat Bentak Dokter Icha, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 30 Jun 2026, 16:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Perkembangan baru kembali mencuat dalam kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Keluarga mengungkap adanya keterangan dari sejumlah saksi yang menyebut dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diduga berada dalam kondisi dipengaruhi alkohol saat terjadi insiden di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona.

Informasi tersebut disampaikan keluarga setelah menghimpun keterangan dari puluhan orang yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung. Kesaksian itu disebut akan menjadi salah satu bahan jika perkara ini nantinya dibawa ke jalur hukum.

Ket. Foto: Dokter Icha. — Sumber: Istimewa

Keluarga Sebut Ada 23 Saksi

Paman sekaligus juru bicara keluarga, Fabianus Banase, mengatakan pihak keluarga telah mengumpulkan keterangan dari sekitar 23 saksi. Berdasarkan pengakuan mereka, dua anggota DPRD yang datang ke IGD diduga mengeluarkan aroma minuman beralkohol ketika berbicara dengan tenaga medis.

Fabianus menjelaskan seluruh saksi tersebut siap memberikan keterangan apabila laporan pidana benar-benar diajukan. Menurutnya, kesaksian mereka dapat membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi saat insiden berlangsung.

"Sekitar 23 orang saksi menyampaikan bahwa saat mereka masuk ke ruang IGD tercium bau alkohol. Mereka siap menjadi saksi apabila kasus ini dilanjutkan ke proses pidana," ujar Fabianus.

Insiden Berawal dari Penanganan Pasien Gigitan Ular

Keluarga menjelaskan, peristiwa bermula ketika dua anggota DPRD TTU mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan seorang pasien anak yang mengalami gigitan ular.

Menurut keterangan sejumlah saksi, kedua anggota dewan tersebut menyampaikan protes kepada dr. Icha dan tenaga medis lainnya. Dalam proses itu, saksi mengaku mencium aroma alkohol ketika keduanya berbicara di hadapan dokter maupun petugas kesehatan.

"Para saksi yang berada di rumah sakit menyebut keduanya diduga mengonsumsi minuman beralkohol. Saat berbicara dengan dokter dan tenaga medis, mulut mereka tercium berbau alkohol," kata Fabianus.

Keluarga Mengaku Memiliki Dokumentasi

Selain mengandalkan kesaksian para tenaga medis dan orang-orang yang berada di lokasi, keluarga mengaku telah menerima dokumentasi berupa foto yang diambil ketika insiden berlangsung.

Menurut Fabianus, dokumentasi tersebut memperkuat kronologi yang selama ini disampaikan keluarga terkait dugaan intimidasi terhadap dr. Icha.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa saksi mengaku mencium aroma alkohol ketika kedua anggota DPRD itu membentak korban di ruang IGD.

Tidak Ada CCTV di Area IGD

Di sisi lain, keluarga menyayangkan tidak tersedianya kamera pengawas atau CCTV di area IGD RS Leona Kefamenanu. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan proses pembuktian apabila kasus ini berlanjut ke penyelidikan pidana.

Meski demikian, keluarga menegaskan mereka tetap akan mengandalkan keterangan para saksi serta dokumentasi yang telah dikumpulkan untuk mengungkap fakta di balik insiden yang diduga menjadi salah satu pemicu tekanan psikologis terhadap dr. Icha.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik. Aparat penegak hukum diharapkan dapat menelusuri seluruh keterangan saksi dan bukti yang tersedia agar peristiwa tersebut dapat diusut secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Profil Dokter Icha
  • Dokter Icha

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.