Puasa Asyura Penghapus Dosa Setahun, Ini Bacaan Niat yang Benar

Ket. Niat Puasa Asyura.

Doc: pexels

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan pertama dalam kalender Hijriah ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, termasuk menjalankan puasa sunah Tasua dan Asyura.

Setelah melaksanakan puasa Tasua pada 9 Muharam, umat Islam dapat melanjutkannya dengan puasa Asyura yang dilakukan pada 10 Muharam. Ibadah sunah ini memiliki kedudukan istimewa karena disebut-sebut sebagai salah satu puasa paling utama setelah Ramadan.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan bulan Muharam dengan berbagai amal saleh. Salah satu amalan yang paling sering dilakukan adalah puasa Asyura yang memiliki banyak keutamaan dan pahala besar.

Keutamaan Puasa Asyura

1. Puasa Sunah Paling Utama Setelah Ramadan

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa wajib Ramadan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharam.

Hadis tersebut menunjukkan betapa istimewanya bulan Muharam sebagai waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunah.

2. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

Keutamaan lain dari puasa Asyura adalah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menjadi wasilah pengampunan dosa yang telah berlalu selama setahun, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih Muslim.

3. Menjadi Pembeda dengan Tradisi Kaum Yahudi

Puasa Asyura juga memiliki nilai historis karena menjadi salah satu bentuk pembeda antara umat Islam dan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharam.

Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk menambahkan puasa pada tanggal 9 Muharam atau setelahnya agar berbeda dari tradisi yang dilakukan kaum Yahudi.

Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan:

"Berpuasalah kalian pada hari Asyura dan berbedalah dari kaum Yahudi, maka berpuasalah satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya."

Kapan Puasa Asyura 2026 Dilaksanakan?

Berdasarkan penetapan pemerintah dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) Muhammadiyah, 10 Muharam 1448 H atau puasa Asyura jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.

Sementara itu, menurut hasil penetapan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), 10 Muharam 1448 H bertepatan dengan Jumat, 26 Juni 2026.

Bacaan Niat Puasa Asyura

Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma Asyura-a lillahi ta'ala.

Arti

"Saya niat puasa Asyura karena Allah Ta'ala."

Dengan melaksanakan puasa Asyura disertai niat yang ikhlas, umat Islam berharap dapat meraih pahala, keberkahan, serta ampunan dari Allah SWT di bulan Muharam yang penuh kemuliaan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN