Curhat Billie Eilish Soal Sindrom Tourette: Lelah Harus Pura-Pura Normal di Depan Kamera

Ket. Billie Eilish.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah inspiratif datang dari Billie Eilish yang baru-baru ini secara terbuka menceritakan perjuangannya hidup dengan sindrom Tourette.

Sebagai seorang bintang dunia, Billie mengaku harus mengerahkan energi ekstra untuk menahan tic atau gerakan spontan setiap kali tampil di depan publik.

Melalui pengakuannya yang jujur, ia berharap masyarakat bisa lebih memahami realita pengidap Tourette yang sering kali harus bersembunyi di balik penampilan "normal" demi profesionalitas pekerjaan.

1. Menekan Tic Demi Penampilan Publik

Billie mengaku bahwa setiap kali ia berada di bawah sorotan kamera atau sedang menjalani sesi wawancara, ia berusaha sekuat tenaga untuk menekan tic (gerakan atau suara spontan).

Baginya, berada di depan publik berarti harus melakukan kontrol diri yang sangat ketat. Namun, begitu ia keluar dari ruangan tersebut, ia akan melepaskan semua dorongan tersebut untuk merilekskan tubuhnya kembali.

2. Rasanya Seperti "Pikiran yang Harus Diucapkan"

Menggambarkan kondisinya, Billie menyebut Tourette seperti sebuah pikiran yang mengganggu dan memaksa untuk dikeluarkan. "Rasanya mulut Anda harus mengatakannya dengan keras," tuturnya.

Tic yang ia alami tidak melulu berupa suara keras, melainkan gerakan-gerakan kecil pada lutut, siku, hingga jari tangan yang sering kali luput dari penglihatan orang lain.

3. Menghadapi Salah Paham dan Keraguan Publik

Salah satu hal yang membuatnya frustrasi adalah reaksi orang sekitar. Banyak orang sering kali merasa khawatir secara berlebihan atau justru meragukan kondisinya karena tic-nya tidak selalu terlihat jelas.

Billie menegaskan bahwa bagi dirinya, gerakan-gerakan tersebut adalah hal yang normal dan bukan tanda bahwa ia sedang kesakitan.

4. Kabar Terbaru: Film Konser 3D

Di luar urusan kesehatannya, Billie Eilish tetap produktif berkarya. Kabar gembira bagi para penggemar, film konser terbarunya yang bertajuk "Billie Eilish - Hit Me Hard and Soft: The Tour (Live in 3D)" sudah mulai menghiasi layar bioskop sejak 8 Mei 2026.

Film ini menawarkan pengalaman menonton konser yang lebih imersif bagi para fans di seluruh dunia.

Keterbukaan Billie Eilish ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya empati terhadap kondisi kesehatan orang lain yang tidak selalu terlihat secara fisik.

Meski harus berjuang melawan sindromnya, Billie tetap mampu membuktikan profesionalitasnya lewat karya-karya luar biasa. Apakah Cantiks sudah siap menyaksikan aksi panggungnya lewat film konser 3D terbaru yang sedang tayang minggu ini?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN