Tak Seindah Modenya, Ini Sederet Tragedi Kelam Versace: Pembunuhan Misterius hingga Rahasia Donatella
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Anna Wintour pernah berkata, “Armani dresses the wife and Versace dresses the mistress.” Kalimat itu menggambarkan citra Versace yang berani, sensual, dan mewah. Namun di balik nama besar tersebut, keluarga Versace menyimpan sederet kisah tragis yang jarang diketahui publik.
Kehidupan mereka bukan hanya dipenuhi kesuksesan dan popularitas, tetapi juga kehilangan, tekanan, kecanduan, hingga trauma mendalam. Berikut adalah deretan sisi kelam keluarga Versace:
Kematian Anggota Keluarga Sejak Kecil
Jauh sebelum menjadi raksasa fashion dunia, keluarga ini dihantui kehilangan. Tina Versace, kakak Gianni dan Donatella, meninggal karena infeksi tetanus yang tidak tertangani dengan baik.
Kematian mendadak ini meninggalkan trauma mendalam. Kepada Business Insider, Donatella menyebut kematian mendadak sering terjadi di keluarganya, hal yang membuat mereka sangat protektif dan dekat satu sama lain.
Perjuangan Melawan Kanker Telinga
Versace lahir dari obsesi Gianni terhadap fashion sejak kecil di atelier jahit ibunya di Calabria, Italia. Bersama Santo dan Donatella, Gianni membangun brand ini pada 1978.
Gianni sukses membawa selebritas ke barisan depan fashion show dan menciptakan era supermodel, hingga Versace menjadi simbol kemewahan era 90-an. Namun di balik itu, Gianni hidup di bawah tekanan melawan kanker telinga yang sempat dirahasiakan dari publik.
Rekomendasi juga buat kamu:
Pembunuhan Tragis Gianni
Tragedi paling kelam terjadi pada 15 Juli 1997, saat Gianni ditemukan meninggal ditembak di tangga rumah mewahnya, Casa Casuarina, Miami Beach. Ia dibunuh oleh pembunuh berantai bernama Andrew Cunanan setelah kembali membeli koran pagi.
Motifnya masih menjadi misteri karena Cunanan bunuh diri dengan pistol yang sama beberapa hari kemudian. Penyelidikan hanya menunjukkan obsesi Cunanan dan klaim sepihak bahwa ia dekat dengan Gianni.
Kecanduan Donatella
Pasca-kematian Gianni, Donatella mengambil alih posisi creative director. Perjalanannya berat karena ia dianggap tidak mampu memimpin dan terus hidup di bawah bayang-bayang Gianni.
Tekanan ini membuat Donatella mengalami kecanduan obat-obatan selama bertahun-tahun. Kepada Business Insider, ia mengaku menciptakan pesona dingin dan agresif sebagai defense mechanism.
Berkat dorongan keluarga dan sahabat seperti Elton John, Donatella akhirnya menjalani rehabilitasi pada 2024.
Obsesi Prosedur Kecantikan
Selain kecanduan, Donatella dikabarkan terobsesi melakukan berbagai prosedur kecantikan akibat tekanan publik untuk tampil sempurna sebagai wajah Versace.
Meski tidak pernah menjelaskan alasannya secara gamblang, Donatella mengaku kepada Page Six bahwa ia tidak percaya konsep "natural look". Ia ingin selalu tampil glamor sesuai citra Versace, karena penampilannya adalah bagian dari identitas dan image yang ia bangun di dunia fashion.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tak Seindah Modenya, Ini Sederet Tragedi Kelam Versace: Pembunuhan Misterius hingga Rahasia Donatella .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!