Teuku Wisnu Pilih Olahraga Padel Saat Puasa, Ini Manfaatnya Untuk Kesehatan

Doc: Instagram/@mifamilia.padel

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bulan Ramadan identik dengan perubahan pola aktivitas. Banyak orang memilih mengurangi kegiatan fisik karena khawatir cepat lelah saat berpuasa. Namun hal berbeda justru ditunjukkan oleh pasangan selebritas Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar. Keduanya tetap aktif berolahraga, bahkan rutin bermain padel bersama teman-temannya selama bulan puasa.

Bagi Teuku Wisnu, menjaga kebugaran tubuh saat Ramadan tetap penting, asalkan dilakukan dengan porsi yang tepat. Ia memilih olahraga padel karena dinilai tidak terlalu berat namun tetap efektif mengeluarkan keringat. Biasanya, mereka bermain menjelang waktu berbuka agar tubuh tidak terlalu lama kehilangan cairan.

Shireen Sungkar pun terlihat menikmati aktivitas tersebut. Selain menjadi sarana olahraga, padel juga menjadi momen quality time bersama pasangan dan sahabat. Suasana permainan yang santai namun kompetitif membuat puasa terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Mengapa Padel Jadi Pilihan?

Padel merupakan olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash. Permainannya dilakukan secara ganda di lapangan berdinding, sehingga bola bisa memantul dan permainan menjadi lebih dinamis. Intensitasnya relatif sedang, sehingga cocok dilakukan saat puasa selama tidak berlebihan.

Teuku Wisnu memilih padel karena gerakannya tidak seintens tenis lapangan penuh, tetapi tetap melatih kelincahan dan daya tahan. Selain itu, olahraga ini juga sedang populer di kalangan selebritas dan komunitas urban, sehingga menjadi ajang silaturahmi sekaligus menjaga kesehatan.

Manfaat Olahraga Padel untuk Kesehatan

Bermain padel secara rutin memiliki berbagai manfaat, antara lain:

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Gerakan berlari pendek dan refleks cepat membantu melatih sistem kardiovaskular. Detak jantung meningkat secara stabil, baik untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru.

2. Membakar Kalori

Dalam satu sesi permainan sekitar 60 menit, padel dapat membantu membakar ratusan kalori, tergantung intensitas permainan. Ini membantu menjaga berat badan tetap ideal, termasuk saat pola makan berubah di bulan puasa.

3. Melatih Koordinasi dan Refleks

Pantulan bola dari dinding membuat pemain harus sigap membaca arah bola. Hal ini melatih koordinasi mata dan tangan sekaligus meningkatkan konsentrasi.

4. Menguatkan Otot dan Sendi

Gerakan mengayun raket, berlari kecil, dan berpindah posisi membantu memperkuat otot kaki, lengan, dan inti tubuh (core). Karena lapangannya lebih kecil, tekanan pada sendi juga relatif lebih ringan dibanding tenis lapangan besar.

5. Mengurangi Stres

Aktivitas fisik memicu pelepasan hormon endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati. Bermain bersama teman seperti yang dilakukan Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar juga memperkuat interaksi sosial dan membuat pikiran lebih rileks.

Tips Aman Bermain Padel Saat Puasa

Agar tetap aman dan nyaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pilih waktu menjelang berbuka agar bisa segera mengganti cairan tubuh.
  • Kurangi durasi dan intensitas permainan.
  • Pastikan sahur dengan asupan cairan dan nutrisi yang cukup.
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan untuk mencegah cedera.

Dengan pengaturan yang tepat, olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu ibadah. Seperti yang dicontohkan Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar, Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan, melainkan momentum menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN