Tips Minum 8 Gelas Air Putih Saat Puasa, Agar Terhindar Dehidrasi dan Batu Ginjal

Ket. Air putih dan kurma.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam bukan perkara mudah. Namun, yang sering terlupakan saat menjalani ibadah puasa adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh. Banyak orang terlalu fokus pada hidangan berbuka, sementara kebutuhan minum justru terabaikan. Padahal, kurang cairan bisa berdampak serius, mulai dari tubuh lemas hingga meningkatkan risiko batu ginjal.

Selama Ramadan, kebiasaan minum air putih sering kali tergeser oleh minuman manis atau makanan berat. Akibatnya, asupan cairan harian tidak tercukupi.

Dalam hal ini, tubuh tetap membutuhkan minimal delapan gelas air putih per hari, bahkan saat berpuasa. Sayangnya, banyak orang merasa cepat kenyang setelah berbuka dengan minuman manis, sehingga lupa menambah konsumsi air putih. Kebiasaan ini bisa memicu dehidrasi ringan yang jika dibiarkan berulang, berisiko mengganggu fungsi ginjal.

Ginjal memiliki peran penting menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Ketika asupan air kurang, urine menjadi lebih pekat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempermudah pembentukan kristal yang berkembang menjadi batu ginjal. Risiko tersebut meningkat jika pola makan tinggi gula dan kurang serat.

Strategi Aman Penuhi 8 Gelas Saat Puasa

Agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi tanpa terasa berat, Anda bisa menerapkan pola 2-4-2 yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pola ini membagi delapan gelas air ke dalam tiga waktu utama: berbuka, malam hari, dan sahur.

1. Dua Gelas Saat Berbuka

Segera setelah azan Magrib, minumlah satu gelas air putih sebelum menyantap makanan berat. Ini membantu mengganti cairan yang hilang setelah seharian berpuasa. Satu gelas lagi bisa diminum menjelang waktu Isya agar tubuh mulai kembali terhidrasi dengan baik.

2. Empat Gelas di Malam Hari

Setelah makan malam, minumlah dua gelas air putih secara bertahap. Selain membantu hidrasi, air juga mendukung proses pencernaan. Dua gelas berikutnya bisa diminum menjelang tidur. Hindari meminum sekaligus dalam jumlah besar; lebih baik dibagi agar penyerapan optimal.

3. Dua Gelas Saat Sahur

Sahur adalah fondasi energi untuk menjalani puasa keesokan harinya. Minumlah satu gelas air putih saat bangun tidur untuk membangunkan metabolisme. Tambahkan satu gelas lagi setelah selesai makan sahur agar tubuh memiliki cadangan cairan yang cukup hingga waktu berbuka.

Tambahan Tips Agar Tidak Mudah Haus

Selain mencukupi air putih, konsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah dengan kadar air tinggi, misalnya semangka atau melon dapat membantu menjaga hidrasi lebih lama. Kurangi minuman berkafein dan terlalu manis karena dapat memicu rasa haus lebih cepat.

Puasa bukan alasan untuk mengabaikan kesehatan ginjal. Dengan strategi sederhana dan disiplin memenuhi delapan gelas air setiap hari, tubuh tetap bugar, ibadah lancar, dan risiko gangguan ginjal pun bisa ditekan.

Jangan tunggu sampai tubuh memberi alarm dehidrasi, mulailah atur pola minum sejak hari pertama puasa.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN