BTS Siap Gelar Tur Dunia, Harga Tiket Dijual Calo Tembus Rp121 Juta

Doc: Forbes

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Grup idola global BTS dikabarkan tengah bersiap menyapa penggemar lewat rangkaian tur dunia terbaru dalam waktu dekat. Korea Selatan akan menjadi titik awal perjalanan besar tersebut, dengan Goyang Stadium dipilih sebagai lokasi pembuka.

Konser perdana dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 9, 11, dan 12 April, dan langsung menyedot perhatian penggemar dari berbagai negara.

Antusiasme ARMY terlihat luar biasa sejak penjualan tiket resmi dibuka. Tak butuh waktu lama, seluruh tiket konser langsung habis terjual di laman penjualan resmi.

Fenomena sold out ini sebenarnya sudah bisa diprediksi, mengingat BTS terakhir kali menggelar tur dunia sebelum jeda panjang aktivitas grup. Namun, di balik euforia tersebut, muncul persoalan serius yang kembali menghantui dunia konser: praktik calo tiket.

Harga Tiket Melonjak

Berdasarkan pemantauan di berbagai platform penjualan ulang, tiket konser BTS di Goyang Stadium kini beredar dengan harga yang mencengangkan. Beberapa penjual mematok harga lebih dari Rp121 juta untuk satu lembar tiket.

Angka tersebut melonjak puluhan kali lipat, bahkan disebut mencapai 40 kali,  dibandingkan harga resmi yang ditetapkan promotor.

Padahal, pihak penyelenggara sejak awal telah menegaskan aturan ketat terkait pembelian tiket. Transfer tiket dilarang, pembelian melalui perantara tidak diperbolehkan, dan penggunaan program otomatis atau makro juga masuk dalam daftar pelanggaran.

Aturan ini dibuat untuk memastikan tiket jatuh ke tangan penggemar asli, bukan spekulan yang hanya mencari keuntungan.

Sayangnya, regulasi tersebut belum sepenuhnya mampu menekan peredaran tiket di pasar gelap. Kondisi ini memicu kekecewaan dan keresahan di kalangan ARMY.

Banyak penggemar mengaku frustrasi karena kalah cepat saat penjualan resmi, namun di saat yang sama melihat tiket dijual bebas dengan harga yang tidak masuk akal.

Sebagai bentuk perlawanan, komunitas penggemar BTS mulai bergerak. ARMY ramai-ramai melaporkan akun penjual tiket mencurigakan di media sosial maupun platform resale. Selain itu, mereka juga mendesak promotor dan pihak terkait untuk melakukan audit distribusi tiket secara menyeluruh.

Penggemar berharap ada penerapan verifikasi identitas yang lebih ketat menjelang hari konser, termasuk pencocokan nama pembeli dengan identitas saat masuk venue. Langkah ini dinilai penting untuk menekan praktik calo dan mengembalikan keadilan bagi penggemar sejati.

Tur dunia BTS seharusnya menjadi momen bahagia bagi ARMY di seluruh dunia. Namun, tanpa pengawasan yang lebih tegas, euforia tersebut terancam ternodai oleh praktik tidak bertanggung jawab yang terus berulang di setiap konser besar.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN