4 Kebiasaan Orang High Class di Depan Umum yang Bikin Disegani, Bukan Pamer Uang!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Cantiks, ketika mendengar istilah high class, apa yang langsung terlintas di pikiranmu? Pakaian bermerek, mobil mewah, jabatan tinggi, atau gaya hidup serba mahal?
Nyatanya, kesan berkelas tidak selalu bisa diukur dari seberapa banyak uang yang dimiliki seseorang. Justru, seseorang dapat terlihat high class dari cara membawa diri, memperlakukan orang lain, hingga bagaimana ia menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.
Penulis dan lulusan psikologi Universitas Deakin, Lachlan Brown, menilai bahwa kelas sosial sejati tidak semata-mata berkaitan dengan kekayaan. Menurutnya, kualitas seseorang lebih terlihat dari bagaimana ia menjalani kehidupan dan menciptakan rasa nyaman bagi orang-orang di sekitarnya.
Menariknya, sejumlah kebiasaan sederhana di tempat umum ternyata bisa membuat seseorang terlihat lebih berkelas tanpa perlu menunjukkan kekayaan. Apa saja?
1. Tidak Sibuk Memamerkan Kekayaan dan Prestasi
Salah satu tanda seseorang memiliki pembawaan berkelas adalah tidak merasa perlu terus-menerus membicarakan pencapaian dirinya.
Orang yang percaya diri biasanya tidak memiliki kebutuhan besar untuk membuktikan kesuksesannya kepada setiap orang yang ditemui. Mereka tidak tiba-tiba menyebut harga barang yang dikenakan, jabatan yang dimiliki, koneksi yang dikenal, atau pencapaian yang baru diraih hanya demi mendapatkan pujian.
Bukan berarti mereka malu terhadap keberhasilan sendiri. Hanya saja, mereka memahami bahwa pencapaian akan jauh lebih bermakna ketika dibuktikan melalui tindakan.
Dalam percakapan, mereka juga lebih tertarik mendengarkan dan membangun komunikasi yang menyenangkan daripada menjadikan dirinya pusat perhatian.
2. Justru Berbicara Lebih Pelan saat Tegang
Kebiasaan berikutnya mungkin terdengar sepele, tetapi cukup mencerminkan kemampuan seseorang mengendalikan diri.
Ketika berada dalam situasi panas atau tegang, orang dengan pembawaan high class tidak selalu menaikkan volume suara. Sebaliknya, mereka dapat berbicara dengan lebih tenang dan terkendali.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak mudah terbawa emosi. Mereka mampu menyampaikan pendapat tanpa harus berteriak atau mendominasi percakapan.
Cara berbicara yang lebih tenang juga dapat membuat lawan bicara secara alami memberikan perhatian lebih. Alih-alih memaksa orang lain mendengarkan, mereka mampu menciptakan suasana komunikasi yang lebih nyaman.
3. Memberikan Perhatian Penuh kepada Lawan Bicara
Pernah berbicara dengan seseorang tetapi orang tersebut justru sibuk memainkan ponsel? Rasanya tentu kurang menyenangkan.
Sebaliknya, orang dengan pembawaan berkelas biasanya memberikan perhatian penuh ketika sedang berbicara dengan orang lain. Mereka tidak terus mengecek notifikasi, melihat ke sekeliling, atau menunjukkan gelagat ingin segera meninggalkan percakapan.
Tatapan, respons, dan bahasa tubuh mereka menunjukkan bahwa mereka benar-benar hadir dalam percakapan tersebut.
Kebiasaan sederhana ini dapat membuat seseorang merasa dihargai. Bahkan, bukan tidak mungkin lawan bicara akan mengingat interaksi tersebut karena merasa didengarkan dan dianggap penting.
Bagi orang yang memiliki pembawaan high class, perhatian bukan sesuatu yang hanya diberikan kepada orang penting. Mereka mampu memperlakukan orang lain dengan hormat tanpa memandang status.
4. Tidak Gengsi Mengakui Kesalahan
Terakhir, orang yang benar-benar berkelas tidak merasa harga dirinya jatuh hanya karena harus meminta maaf.
Ketika melakukan kesalahan, mereka berani mengakuinya tanpa mencari kambing hitam. Mereka tidak sibuk membuat alasan, menyalahkan keadaan, atau justru membalikkan kesalahan kepada orang lain.
Permintaan maaf yang tulus justru menunjukkan kedewasaan emosional. Seseorang yang mampu mengakui kesalahannya biasanya lebih mudah mendapatkan kepercayaan karena orang lain melihat adanya rasa tanggung jawab.
Menurut Lachlan Brown, kemampuan meminta maaf dengan baik merupakan salah satu tanda kematangan emosional. Karena itu, kesan high class sebenarnya dapat muncul dari hal yang sangat sederhana: bagaimana seseorang memperlakukan orang lain dan mengendalikan dirinya.
Jadi, Cantiks, high class ternyata tidak selalu soal tas mahal, pakaian branded, ataupun gaya hidup mewah. Pembawaan yang tenang, tidak haus validasi, mampu menghargai orang lain, dan berani mengakui kesalahan justru bisa membuat seseorang terlihat jauh lebih berkelas.
Sebab pada akhirnya, kekayaan mungkin bisa terlihat dari apa yang dikenakan, tetapi kelas seseorang lebih mudah terlihat dari bagaimana ia bersikap ketika tidak ada yang perlu ia pamerkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 4 Kebiasaan Orang High Class di Depan Umum yang Bikin Disegani, Bukan Pamer Uang! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!