Mengenal Mother Wound, Luka Batin Akibat Dibesarkan Tanpa Kasih Sayang Seorang Ibu

Rabu, 21 Jan 2026, 13:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mother wound adalah luka batin yang dialami anak akibat kurangnya perhatian atau kasih sayang ibu semasa kecil. Luka ini kerap terbawa hingga dewasa dan memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, hingga kepercayaan diri.

Mother wound berawal dari kurangnya keterikatan emosional antara ibu dan anak. Keterikatan ini terbentuk sejak lahir dan menjadi fondasi mental anak hingga dewasa. Meski umumnya dialami anak perempuan, anak laki-laki juga bisa mengalaminya.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Freepik

Jika tidak diatasi, luka batin ini bisa membekas dan bahkan “diturunkan” ke generasi berikutnya. Oleh sebab itu, mengenali tanda-tanda mother wound menjadi langkah penting untuk hidup lebih sehat.

Penyebab Mother Wound

Beberapa hal yang dapat memicu mother wound antara lain:

  • Ibu tidak memberikan kasih sayang, rasa aman, dan kenyamanan, meski kebutuhan fisik anak terpenuhi.

  • Kurang empati, jarang mendampingi, atau terlalu sibuk dengan pekerjaan.

  • Membeda-bedakan anak atau melarang anak mengekspresikan emosi.

Selain perilaku, kondisi ibu juga dapat memicu luka ini:

  • Pernah mengalami pelecehan emosional atau fisik di masa lalu.

  • Memiliki gangguan mental yang tidak diatasi dengan baik.

  • Kecanduan alkohol atau narkoba.

Tanda dan Dampak Mother Wound

Anak yang mengalami mother wound biasanya:

  • Tidak mencari sosok ibu saat butuh kasih sayang.

  • Merasa cemas atau takut tidak dicintai ibu.

  • Berusaha sempurna untuk mendapat perhatian.

  • Gugup dan takut berada di sekitar ibu.

Dampak di masa dewasa bisa muncul sebagai:

  • Rendah diri, sulit percaya diri, dan menghindari interaksi sosial.

  • Emotionally unavailable atau membatasi ikatan emosional.

  • Mudah marah, cemas, dan takut.

  • Sulit menjalani hubungan asmara, kadang mencari kenyamanan di luar rumah.

Begini Cara Menangani Mother Wound

1. Mengakui perasaan diri sendiri

Terima marah, kecewa, atau sedih karena kurangnya perhatian ibu. Menulis jurnal atau menceritakan pengalaman bisa membantu menerima kenyataan.

2. Memahami kesalahan ibu

Sadari bahwa ibu juga manusia dengan keterbatasan. Jangan terjebak pada ekspektasi ibu sempurna agar tidak kecewa.

3. Mencintai diri sendiri

Hentikan menyalahkan diri sendiri. Mulailah memperkuat cinta pada diri sendiri dan percaya bahwa Anda berhak dicintai.

4. Merawat diri sendiri

Berikan diri hal-hal yang dulu tidak diterima: pergi ke salon, olahraga, minum kopi dengan teman, atau aktivitas lain yang membuat nyaman.

Mother wound bukan hal yang bisa dihindari, tetapi bisa diatasi. Merawat luka batin membantu hidup lebih sehat dan mencegah trauma berulang pada anak Anda kelak. Jika kesulitan, konsultasikan dengan tenaga profesional agar mendapat cara terbaik mengelola emosi dan luka batin secara tepat.

  • Apa Itu Mother Wound
  • Mengenal Mother Wound

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.