Cerdas Belanja Thrift: Hindari 4 Barang Ini Saat Berburu di Toko Barang Bekas

Minggu, 21 Jun 2026, 14:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktivitas berburu pakaian atau perlengkapan bekas, yang populer dengan istilah thrifting, belakangan ini kian digemari karena menawarkan keseruan tersendiri dalam menemukan barang unik berharga miring.

Kendati demikian, tidak semua barang yang dipajang di toko barang bekas layak untuk dibawa pulang ke rumah. Alih-alih menghemat anggaran belanja, kecerobohan dalam memilih justru berisiko mendatangkan masalah kesehatan hingga pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari.

Ket. Foto: Ilustrasi thrifting. — Sumber: Freepik.com

Berikut adalah ulasan mengenai beberapa jenis barang yang sebaiknya dicoret dari daftar belanjaanmu saat melakukan thrifting.

Daftar Barang Bekas yang Sebaiknya Tidak Dibeli

Akurasi dalam memeriksa kondisi fisik dan material menjadi kunci utama agar Cantiks tidak terjebak membeli produk tiruan atau rusak:

1. Pakaian Beroda, Berlubang, atau Cacat Produksi

Pakaian memang menjadi komoditas paling dicari di pasar thrift. Namun, menurut ahli thrifting Virginia Chamlee, busana yang sudah memiliki robekan parah sebaiknya ditinggalkan.

Kerusakan kecil yang kasatmata saat di toko bisa melebar dan membuat pakaian tidak nyaman saat dikenakan. Jika ingin berinvestasi pada baju bekas, pilihlah material premium yang berdaya tahan lama seperti sutra asli atau kulit berkualitas tinggi.

2. Furnitur Berbahan Lapis Kain (Upholstery)

Sofa, kasur, atau kursi berlapis kain sering kali menggoda karena harganya jauh di bawah produk baru. Sayangnya, material kain pada perabot bekas sangat rentan menjadi sarang debu, jamur, hingga pelbagai jenis kutu busuk yang sulit dideteksi secara visual.

Selain itu, pakar dekorasi Audra Samnotra mengingatkan bahwa biaya untuk mengganti bantalan atau pelapis kain (re-upholstery) baru justru memakan biaya yang sangat mahal.

3. Barang dengan Harga yang Terlalu Tinggi

Mindset bahwa semua barang di pasar thrift pasti murah tidak selamanya benar. Akibat tren yang naik daun, beberapa penjual kerap mematok harga tinggi untuk barang-barang tertentu yang selisihnya tipis dengan produk baru di toko retail resmi.

Selalu lakukan riset harga pembanding secara daring sebelum bertransaksi untuk memastikan barang tersebut benar-benar bernilai ekonomis.

4. Barang yang Mengeluarkan Aroma Bau Menyengat

Indra penciuman adalah alat deteksi terbaik saat berbelanja barang antik atau bekas. Hindari membeli pakaian, tas, atau dekorasi rumah yang mengembuskan aroma asap rokok, bau apek, atau bau jamur yang menyengat.

Aroma-aroma ekstrem tersebut biasanya sudah mengendap lama di dalam serat material terdalam dan sangat sulit dihilangkan meski sudah dicuci berkali-kali menggunakan cairan pembersih khusus.

Aktivitas thrifting memang menjadi alternatif solutif untuk mendapatkan barang-barang bermerek dengan modal yang sangat minim. Namun, esensi dari hemat akan hilang jika kamu mengabaikan faktor kebersihan, fungsi, serta kelayakan pakai dari barang-barang tersebut. 

  • Tips Belanja Thrift
  • Barang Bekas yang Dihindari

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.