Waspada Toe Walking! Anak Sering Jalan Jinjit, Apakah Ini Tanda Penyakit Serius yang Harus Diperhatikan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM – Fase anak mulai berjalan itu momen paling dinanti sekaligus bikin deg-degan. Nah, bagaimana kalau kamu melihat si kecil sering berjalan dengan ujung jari kakinya alias jalan jinjit (toe walking)? Kira-kira ini normal atau tanda ada masalah serius, ya?
Jangan khawatir berlebihan, Cantiks! Berjalan jinjit adalah kelainan gaya berjalan di mana tumit tidak menyentuh lantai saat berjalan.
Pada dasarnya, kaki depan (ujung jari dan bagian depan telapak kaki) yang menopang sebagian besar kontak dengan lantai. Yuk, kita pahami lebih dalam tentang kondisi si kecil berjalan dengan cara berjinjit ini!
Kapan Jalan Jinjit Dianggap Normal?
Menurut para ahli, pada anak di bawah usia 2 tahun, berjalan jinjit adalah hal yang sangat umum karena mereka masih dalam tahap belajar. Biasanya, seiring bertambahnya usia, anak akan beradaptasi dan mulai berjalan dengan pola dari tumit ke jari seperti biasa.
Namun, ada lampu kuning! Kalau anak terus berjalan jinjit setelah usia 2 tahun, ini bisa jadi pertanda ada kondisi medis lain yang mendasarinya.
Tanda-Tanda Anak Berjalan Jinjit yang Perlu Kamu Perhatikan
Selain melihat ujung jari kaki yang menapak, Cantiks juga mungkin melihat beberapa kondisi lain, seperti:
·Penurunan keseimbangan dan koordinasi tubuh.
·Sering jatuh saat berjalan.
Rekomendasi juga buat kamu:
·Mengeluh nyeri pada kaki.
·Kesulitan saat memakai sepatu.
·Kesulitan ikut berpartisipasi dalam olahraga atau aktivitas rekreasi.
Apa Penyebab Anak Jalan Jinjit?
Dalam banyak kasus, jalan jinjit yang terus-menerus disebut kondisi idiopatik, yang artinya penyebab pastinya tidak diketahui dan biasanya akan hilang sendiri seiring adaptasi anak.
Namun, dalam kasus yang jarang terjadi dan terus berlanjut, jalan jinjit bisa disebabkan oleh kondisi medis seperti:
·Tendon Achilles yang Pendek: Tendon yang terlalu pendek di bagian belakang tumit membuat tumit sulit menyentuh tanah.
·Cerebral Palsy: Kerusakan pada otak yang sedang berkembang yang memengaruhi gerakan dan postur tubuh.
·Distrofi Otot: Penyakit genetik yang membuat serat otot melemah dari waktu ke waktu. (Biasanya terjadi jika anak awalnya berjalan normal, tapi tiba-tiba berubah menjadi jinjit).
·Autisme (Autism Spectrum Disorder/ASD): Jalan jinjit lebih umum terjadi pada anak dengan autisme karena diduga kuat terkait masalah sensori pada sistem vestibular (sistem yang mengatur gerakan dan orientasi ruang).
Kapan Harus Segera Evaluasi ke Dokter?
Cantiks, jalan jinjit perlu diwaspadai dan harus segera dievaluasi lebih lanjut oleh dokter jika:
1.Terus terjadi setelah usia anak di atas 2 tahun.
2.Anak sebelumnya sudah mampu berjalan normal, namun seiring waktu berubah menjadi berjalan jinjit.
3.Disertai dengan gejala lain seperti gangguan neurologis, motorik, atau perkembangan lainnya.
Jangan tunda konsultasi ke dokter jika kamu melihat kondisi-kondisi yang mengkhawatirkan pada si kecil, ya Cantiks! Deteksi dini sangat penting untuk penanganan yang efektif.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Waspada Toe Walking! Anak Sering Jalan Jinjit, Apakah Ini Tanda Penyakit Serius yang Harus Diperhatikan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!