Ngeri! Stroke di Usia Muda Meningkat, Ini Pemicunya yang Sering Diabaikan

Ket. ilustrasi/Ngeri! Makin Banyak Anak Muda Kena Stroke

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Tren mencemaskan kini disorot oleh kalangan medis, yakni kasus stroke pada usia produktif bahkan di bawah 40 tahunkian meningkat. Faktor penyebabnya tidak selalu berasal dari usia atau penyakit kronis, tetapi juga dari gaya hidup hingga kondisi bawaan.

1. Gaya Hidup Tidak Sehat dan Stres Kerja Tinggi

Menurut data dari PERDOSNI (Asosiasi Dokter Spesialis Saraf Indonesia), terdapat lonjakan signifikan kasus stroke pada usia 30–40 tahun. Neurolog Dr. Dodik Taskworo menggarisbawahi bahwa gaya hidup tidak aktif, pola makan tinggi lemak dan gula, merokok, serta tingginya tingkat stres karena persaingan kerja menjadi pemicu utama. Ia juga menyarankan agar orang muda mulai rutin melakukan screening darah dan menghindari kebiasaan duduk lama tanpa bergerak.

2. PFO (Patent Foramen Ovale): Si “Lubang Tersembunyi” di Jantung

Tak banyak yang sadar bahwa penyebab stroke di usia muda bisa datang dari Patent Foramen Ovale (PFO) kondisi bawaan jantung di mana lubang kecil antara atrium kanan dan kiri tidak tertutup sempurna. PFO bisa memicu stroke kriptogenik yaitu stroke tanpa penyebab jelas karena darah beremboli bisa menyusup ke otak langsung tanpa disaring paru-paru.

Tindakan pencegahan seperti pengencer darah atau prosedur penutupan PFO (PFO closure) kini direkomendasikan untuk menekan risiko kejadian stroke ulang.

3. Faktor Genetik dan Penyalahgunaan Zat Terlarang

Selain gaya hidup dan beberapa kondisi kesehatan bawaan, faktor genetika seperti gangguan pembekuan darah juga bisa mencetuskan stroke pada usia muda. Trauma ringan atau olahraga berat pun bisa menjadi pemicu apabila seseorang memiliki kondisi predisposisi.

Tak kalah penting, penyalahgunaan narkoba seperti methamphetamine, ganja, hingga kokain terbukti meningkatkan risiko stroke jenis hemoragik. Zat ini bisa menimbulkan tekanan darah ekstrem, inflamasi pembuluh darah, atau kejang pembuluh darah (vasospasm).

Fenomena stroke di usia muda bukan hanya soal faktor genetik atau takdir, melainkan hasil dari kombinasi gaya hidup, kondisi medis yang tak terdiagnosis, hingga tekanan hidup modern. Edukasi, deteksi dini, dan perubahan gaya hidup menjadi kunci penting untuk mencegah tragedi kesehatan ini.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN