Viral Udang Beku Asal Indonesia Ditarik dari AS Karena Terpapar Radioaktif Cs-137, Bisa Picu Kanker!

Ket. Ilustrasi udang beku

Doc: Unsplash

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari dunia ekspor pangan Indonesia. Produk udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat melalui PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) mendadak ditarik dari peredaran. 

Alasannya bukan sekadar isu kualitas, melainkan tudingan mengerikan, udang tersebut terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137)!

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan bahwa sejumlah sampel udang dari Indonesia diduga mengandung jejak Cs-137. 

Walaupun produk yang sebelumnya masuk ke AS tidak langsung terbukti positif, FDA sudah memberi peringatan keras, masyarakat diminta berhenti mengonsumsinya dan pengecer wajib menarik produk terkait.

Apa sebenarnya Cs-137?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Cesium-137 merupakan produk sampingan dari fisi nuklir.

Cs-137 bisa terbentuk dalam reaktor nuklir, perangkat medis, bahkan dari uji coba senjata nuklir di era Perang Dingin. 

Sisa-sisa Cs-137 dari peristiwa kelam seperti tragedi Chernobyl 1986 hingga uji coba bom atom tahun 1950–1960-an masih bisa terdeteksi di lingkungan hingga sekarang.

Dalam dunia industri, Cs-137 punya banyak fungsi. Mulai dari terapi radiasi kanker, sterilisasi alat medis, hingga pengukur industri untuk memantau aliran cairan dalam pipa atau ketebalan logam. 

Namun, yang bikin ngeri, zat ini dikenal sebagai pemancar radiasi gamma berenergi tinggi yang berbahaya bila masuk ke tubuh manusia.

Ancaman Bagi Tubuh Manusia

Paparan eksternal Cs-137 dalam dosis tinggi bisa menyebabkan luka bakar radiasi, sindrom radiasi akut, hingga kematian. 

Lebih menyeramkan lagi, bila masuk ke tubuh lewat makanan atau udara, Cs-137 akan terserap ke jaringan otot dan terus memancarkan radiasi. 

Efek jangka panjangnya? Risiko kanker melonjak tajam.

Dari mana asal kontaminasi di pabrik udang RI?

Investigasi BAPETEN bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup menemukan paparan radiasi Cs-137 di area pabrik PT BMS. 

Bahkan, tim mendeteksi sumber radiasi lebih besar di tempat peleburan besi bekas di sekitar pabrik.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq akhirnya angkat bicara. Ia menyebut indikasi kuat bahwa cemaran radioaktif berasal dari peleburan baja yang mengandung Cs-137, lalu menyebar hingga ke area pabrik udang. 

“Indikasinya ada peleburan besi dan baja yang mengandung radioaktif. Saat ini sedang ditangani,” ungkapnya.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN