Cari Kerja Kok Kayak Superhero? Salsa Erwina Bongkar Syarat Lowongan Absurd di Indonesia!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia kerja di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah konten kreator sekaligus pengamat isu sosial, Salsa Erwina, melontarkan kritik tajam mengenai syarat lowongan pekerjaan yang kerap dianggap tidak masuk akal.
Menurutnya, banyak perusahaan di tanah air seolah sedang mencari “manusia super” untuk dipekerjakan, namun hanya menawarkan imbalan setara Upah Minimum Regional (UMR).
Dilansir dari laman Insatgram @salsaer, ia mencontohkan bagaimana syarat-syarat rekrutmen seringkali kontradiktif dan jauh dari realitas. Misalnya, lowongan yang meminta usia maksimal 25 tahun, tetapi mewajibkan pelamar memiliki pengalaman kerja 3–5 tahun.
'Budaya rekrutmen seperti ini membuat banyak talenta muda kehilangan kesempatan, bukan karena tidak mampu, tapi karena disaring dengan standar yang tidak realistis. Di banyak negara, pemerintah aktif mengatur fair hiring practice mulai dari melarang syarat diskriminatif hingga memberi insentif bagi perusahaan yang mau melatih pekerja baru,' tulisnya sebagai caption.
Selain itu, syarat lain yang juga dipertanyakan adalah “lulusan S1 semua jurusan, tapi harus menguasai skill teknis tertentu.” Bagi Salsa, permintaan seperti ini menunjukkan kurangnya keseriusan perusahaan dalam menyusun deskripsi pekerjaan. “Kalau butuh programmer, ya tulis saja spesifik butuh lulusan IT atau orang dengan sertifikasi coding.
Berikut pernyataan Salsa Erwina:
Banyak lowongan kerja di Indonesia seperti ingin mencari ‘manusia super’ tapi dengan gaji UMR.
Persyaratan yang tidak masuk akal sering kita temui:
Usia maksimal 25 tahun, tapi harus punya pengalaman 3-5 tahun.
Lulusan S1 semua jurusan, tapi harus menguasai skill teknis yang spesifik.
Bersedia lembur tanpa dibayar, tapi harus selalu ceria.
Indonesia juga butuh kebijakan serupa:
Menetapkan regulasi syarat kerja yang wajar.
Mendorong perusahaan memberi pelatihan, bukan hanya menuntut.
Mengawasi praktik rekrutmen yang merugikan pencari kerja.
Karena masa depan ekonomi kita tidak akan maju kalau bakat-bakat terbaik justru terhambat di depan pintu masuk.
Fenomena persyaratan kerja yang janggal ini, menurut Salsa, mencerminkan pola pikir sebagian perusahaan yang belum menghargai sumber daya manusia secara proporsional. Di satu sisi, mereka menuntut standar tinggi, tetapi di sisi lain enggan memberikan apresiasi dalam bentuk gaji maupun fasilitas yang sepadan.
Rekomendasi juga buat kamu:
Kritik Salsa ternyata sejalan dengan pengalaman banyak anak muda di Indonesia. Tidak sedikit yang berbagi cerita pernah ditolak karena usia, meski punya kemampuan mumpuni. Ada juga yang mengaku harus bekerja di luar deskripsi pekerjaan karena “sudah tertulis kecil-kecil di syarat, siap ditugaskan di mana saja dan mengerjakan apa saja.”
Salsa berharap dengan semakin seringnya isu ini dibicarakan, perusahaan akan lebih realistis dalam menetapkan kriteria rekrutmen. Ia juga menekankan pentingnya pemerintah memperketat pengawasan agar hak-hak pekerja terlindungi.
Kritik yang dilontarkan Salsa Erwina bukan hanya suara pribadi, melainkan representasi keresahan generasi muda Indonesia.
Di tengah kompetisi global yang semakin ketat, perusahaan seharusnya berfokus pada kualitas kerja dan kesejahteraan karyawan, bukan sekadar menuntut tanpa memberikan timbal balik yang adil.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Cari Kerja Kok Kayak Superhero? Salsa Erwina Bongkar Syarat Lowongan Absurd di Indonesia! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!