Tinggalkan Amerika, Britney Spears Ungkap Alasan Mengejutkan Ganti Nama Jadi Xila Maria

Doc: Instagram.com/britneyspears

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Langkah mengejutkan diambil oleh diva pop ikonik, Britney Spears. Di usianya yang kini memasuki fase baru kehidupan, Britney memutuskan pindah ke Meksiko dan mengganti namanya menjadi Xila Maria River Red.

Ya, Cantiks nggak salah baca, Britney yang kita kenal sejak era 2000-an kini memilih identitas baru yang menurutnya lebih damai dan spiritual.

Keputusan besar ini diumumkan Britney kepada publik pada Jumat, 6 Juni 2025, lewat unggahan penuh makna di media sosial.

Dalam pengakuannya, Britney menyebut, "Saya tahu saya tidak sempurna, tapi beberapa perilaku mereka sangat kejam dan itulah sebabnya saya pindah ke Meksiko,"

Ia mengaku menemukan rasa tenang dan kenyamanan yang tidak ia dapatkan di Amerika Serikat.

Perubahan nama ini bukan sekadar gimik. Britney atau kini Xila Maria menganggap ini sebagai simbol transformasi dan penyembuhan.

“Nama ini memberi kekuatan spiritual dan kedamaian,” ujarnya.

Nama Xila Maria River Red sendiri sebenarnya sudah beberapa kali muncul di postingan Instagram-nya sejak 2023, meski baru sekarang diresmikan sebagai identitas resmi.

Tak hanya itu, Britney memang sudah lama menunjukkan keterikatan emosional dengan Meksiko. Sejak 2023, ia sering terlihat liburan di berbagai destinasi di negara ini dan mengaku merasa lebih bebas dan terhubung secara emosional dengan budaya lokal.

Britney Spears lahir pada 2 Desember 1981 di Mississippi dan tumbuh menjadi salah satu ikon paling berpengaruh dalam sejarah musik pop.

Siapa yang bisa lupa album debutnya ...Baby One More Time? Kesuksesan demi kesuksesan ia raih, termasuk sederet hits legendaris seperti Toxic, Womanizer, dan Gimme More.

Tapi di balik kemilau lampu panggung, kehidupan pribadi Britney penuh dengan lika-liku. Pada 2008, ia ditempatkan di bawah konservatori oleh sang ayah, yang mengatur seluruh aspek kehidupannya selama lebih dari satu dekade.

Cerita itu memicu gerakan global #FreeBritney, yang akhirnya berhasil membebaskannya dari konservatori pada akhir 2021.

Sejak saat itu, Britney berusaha membangun kembali hidupnya. Ia menikah dengan Sam Asghari di tahun 2022, tapi sayangnya pernikahan itu berakhir singkat di tahun berikutnya.

Dalam masa pemulihan emosional dan mental itulah, Meksiko hadir sebagai ruang aman bagi sang bintang pop.

Salah satu alasan Britney meninggalkan AS adalah tekanan media.

Dalam sebuah unggahan, ia menulis dengan jujur, "Sungguh menyakitkan bagi saya bahwa paparazzi membuat wajah saya terlihat seperti saya mengenakan topeng Jason putih dari Friday the 13th… Mereka selalu sangat kejam kepada saya."

Pernyataan itu jadi cerminan betapa ia butuh jarak dari sorotan yang terus mengikutinya sejak remaja.

Kini, dengan nama barunya, Xila Maria ingin menjalani hidup yang lebih tenang dan otentik.

Ia berharap bisa menikmati hari-hari tanpa sorotan berlebihan dan fokus pada keseimbangan batin yang selama ini sulit ia raih.

Transformasi ini menandai lembaran baru dari perjalanan panjang seorang Britney Spears yang kini bukan hanya penyanyi papan atas, tetapi juga simbol kekuatan perempuan, perjuangan untuk kebebasan, dan healing dari luka masa lalu.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN