Kronologi Andrew dan Tristan Tate Ditangkap, Influencer Kontroversial Hadapi Puluhan Tuduhan Pemerkosaan hingga Perdagangan Manusia

Ket. Influencer Andrew dan Tristan Tate ditangkap atas tuduhan pemerkosaan dan perdagangan manusia.

Doc: Instagram/@notristantate

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Andrew Tate dan adiknya, Tristan Tate, kembali menjadi sorotan dunia setelah keduanya ditangkap di Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026). Penangkapan ini terjadi menyusul bertambahnya sederet dakwaan serius yang diajukan oleh otoritas Inggris, mulai dari pemerkosaan, perdagangan manusia, hingga dugaan eksploitasi seksual.

Kedua bersaudara yang dikenal sebagai influencer kontroversial tersebut selama ini memang kerap memicu perdebatan karena pandangan mereka yang dinilai misoginis dan mempromosikan maskulinitas toksik. Namun kali ini, perhatian publik bukan lagi tertuju pada pernyataan mereka di media sosial, melainkan pada proses hukum yang tengah dihadapi.

Kronologi Andrew dan Tristan Tate Ditangkap

Berdasarkan laporan yang beredar, penangkapan dilakukan tidak lama setelah Crown Prosecution Service (CPS) atau Layanan Penuntut Umum Kerajaan Inggris mengeluarkan total 38 dakwaan tambahan terhadap keduanya.

Andrew Tate disebut menghadapi tujuh dakwaan baru terkait pemerkosaan. Selain itu, ia juga didakwa atas dugaan perdagangan seks serta kepemilikan gambar tidak senonoh anak.

Sementara itu, Tristan Tate dijerat dua dakwaan pemerkosaan dan tiga dakwaan mengatur atau memfasilitasi perdagangan untuk tujuan eksploitasi seksual.

Dengan dakwaan terbaru tersebut, jumlah keseluruhan dakwaan terhadap kakak beradik itu kini mencapai 59 tuduhan, menjadikannya salah satu kasus hukum paling besar yang pernah melibatkan figur media sosial dalam beberapa tahun terakhir.

Diduga Melakukan Kejahatan Selama Bertahun-tahun

Menurut dakwaan yang diajukan jaksa Inggris, Andrew dan Tristan diduga melakukan pemerkosaan serta memperdagangkan sejumlah perempuan dalam kurun waktu 2010 hingga 2017.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah utara London, Inggris, tempat keduanya menghabiskan masa kecil sebelum kemudian pindah ke Rumania.

Kasus ini bukan pertama kalinya menyeret nama Andrew dan Tristan Tate ke meja hukum.

Pada 2022, keduanya ditangkap di Rumania atas dugaan terlibat dalam jaringan eksploitasi seksual terhadap perempuan. Saat itu, mereka membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.

Meski demikian, proses hukum di Rumania sempat mengalami hambatan akibat berbagai persoalan prosedural sehingga perkara tersebut belum memasuki tahap penyelesaian.

Pada 2025, otoritas Rumania akhirnya mengizinkan Andrew dan Tristan meninggalkan negara tersebut. Keduanya kemudian diketahui terbang ke Florida, Amerika Serikat, menggunakan jet pribadi.

Kini, dengan adanya dakwaan baru dari Inggris, kasus hukum yang membelit keduanya kembali memasuki babak baru.

Sosok Kontroversial di Media Sosial

Andrew Tate bukanlah nama asing di dunia maya. Mantan atlet kickboxing profesional itu memiliki jutaan pengikut di berbagai platform media sosial dan dikenal karena kontennya yang sering memicu kontroversi.

Ia secara terbuka pernah mengaku sebagai seorang misoginis dan bahkan dijuluki banyak pihak sebagai "King of Toxic Masculinity" karena kerap menyampaikan pandangan yang dianggap merendahkan perempuan.

Popularitas Andrew mulai meningkat setelah tampil dalam acara realitas Big Brother pada 2016. Namun, keikutsertaannya berakhir lebih cepat setelah beredar video yang memperlihatkan dirinya melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan.

Seiring waktu, berbagai pernyataannya juga menuai kritik luas. Andrew pernah mengatakan bahwa perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual ikut memikul sebagian tanggung jawab atas peristiwa yang mereka alami. Ia juga beberapa kali melontarkan komentar bernada kekerasan terhadap perempuan serta mengkritik orang-orang yang menjalani pengobatan untuk gangguan kesehatan mental.

Akibat pelanggaran terhadap kebijakan mengenai ujaran kebencian dan konten berbahaya, akun Andrew Tate akhirnya dilarang dari sejumlah platform besar seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Meski demikian, ia masih memiliki jutaan pengikut di platform X.

Andrew Tate berulang kali membantah mendukung kekerasan terhadap perempuan. Ia mengeklaim banyak pernyataannya dipotong dari konteks atau hanya dimaksudkan sebagai candaan.

Hingga kini, baik Andrew maupun Tristan Tate belum dinyatakan bersalah atas dakwaan-dakwaan terbaru tersebut. Proses hukum masih berlangsung, sementara publik internasional terus menantikan perkembangan kasus yang menjadi perhatian luas ini.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN