- Home
-
- Entertainment
-
- Kontroversi Politik hing...
Kontroversi Politik hingga Budaya, Deretan Konser Internasional yang Menuai Penolakan di Indonesia
Senin, 26 Okt 2026, 16:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyelenggaraan konser internasional di Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Sejumlah pertunjukan musisi mancanegara pernah menghadapi penolakan hingga pembatalan akibat kontroversi politik, perbedaan pandangan sosial, dan persoalan keamanan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah konser Andrea Bocelli pada 2026 yang menuai desakan pembatalan. Sebelumnya, konser Lady Gaga pada 2012 juga batal digelar setelah menghadapi penolakan sejumlah kelompok masyarakat.
Andrea Bocelli
Jadwal semula: 31 Oktober dan 3 November 2026
Lokasi: Candi Borobudur, Magelang, dan JIExpo Kemayoran, Jakarta
Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, menghadapi desakan pembatalan konser di Indonesia melalui rangkaian Romanza 30th Anniversary World Tour.
Kontroversi muncul setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah membatalkan konser tersebut. MUI menyoroti keterlibatan Bocelli dalam acara penggalangan dana untuk militer Israel pada 2010 serta penampilannya di Tel Aviv pada 2022. Hal itu dinilai tidak sejalan dengan dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina.
Polemik tersebut turut memengaruhi proses perizinan konser. Namun, status setiap pertunjukan perlu dibedakan karena penarikan rekomendasi izin dan desakan pembatalan tidak otomatis berarti seluruh rangkaian konser telah resmi dibatalkan.
Israel Houghton
Tanggal semula: 24 Oktober 2026
Lokasi: Jakarta
Musisi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup Israel & New Breed, juga menghadapi persoalan perizinan untuk pertunjukan yang direncanakan pada Oktober 2026.
Pemerintah menyatakan tidak memberikan izin untuk konser tersebut. Salah satu pertimbangannya adalah kekhawatiran terhadap keamanan, ketertiban masyarakat, serta kontroversi terkait pernyataan dukungan Houghton terhadap Israel.
Pemerintah menegaskan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan pertimbangan politik dan keamanan, bukan semata-mata karena latar belakang agama sang musisi.
Lady Gaga
Tanggal semula: 3 Juni 2012
Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Konser Lady Gaga pada 2012 menjadi salah satu kasus pembatalan konser internasional paling terkenal di Indonesia.
Penyanyi asal Amerika Serikat tersebut menghadapi penolakan dari sejumlah kelompok masyarakat yang menganggap gaya berpakaian, koreografi, dan konsep panggungnya bertentangan dengan nilai sosial dan budaya yang mereka anut.
Ancaman untuk menghalangi konser serta kekhawatiran terhadap keamanan membuat kepolisian tidak memberikan rekomendasi izin. Akhirnya, konser dalam rangkaian Born This Way Ball dibatalkan meskipun puluhan ribu tiket telah terjual.
Alasan konser internasional ditolak
Dari ketiga kasus tersebut, terdapat beberapa faktor yang dapat memicu penolakan konser internasional di Indonesia, yakni:
- Kontroversi politik, seperti persoalan dukungan terhadap Israel yang menjadi sorotan dalam kasus Andrea Bocelli dan Israel Houghton.
- Perbedaan pandangan sosial dan budaya, seperti penolakan terhadap konsep pertunjukan Lady Gaga.
- Keamanan dan perizinan, ketika aparat atau pemerintah menilai suatu acara berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.
Kasus Andrea Bocelli, Israel Houghton, dan Lady Gaga memperlihatkan bahwa konser internasional dapat menghadapi berbagai hambatan sebelum terlaksana.
Namun, status setiap kasus berbeda: ada yang menghadapi desakan pembatalan, ada yang tidak memperoleh izin, dan ada pula yang benar-benar dibatalkan.
Karena itu, informasi mengenai status konser perlu diperiksa dengan cermat agar penolakan, kendala perizinan, dan pembatalan resmi tidak dianggap sebagai hal yang sama.
- Konser Internasional Ditolak di Indonesia
- Kontroversi Konser Musisi Dunia
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.