10 Makanan yang Bantu Produksi Kolagen Alami, Kulit Sehat Terawat

Senin, 26 Okt 2026, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kolagen merupakan protein penting yang berperan dalam menjaga struktur kulit, otot, tulang, dan sendi. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh akan menurun sehingga dapat memengaruhi elastisitas dan kekencangan kulit.

Untuk membantu menjaga kesehatan kulit, asupan nutrisi dari makanan sehari-hari perlu diperhatikan. Sejumlah bahan pangan mengandung kolagen secara langsung, sedangkan makanan lainnya menyediakan protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen.

Ket. Foto: 10 Makanan yang Bantu Produksi Kolagen Alami, Kulit Sehat Terawat — Sumber: Istimewa

Pilihan makanan tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang untuk mendukung kesehatan kulit tanpa harus selalu mengandalkan suplemen. Berikut 10 makanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi terkait kolagen.

1. Kaldu Tulang

Kaldu tulang atau bone broth menjadi salah satu sumber kolagen alami. Makanan ini dibuat dengan merebus tulang hewan dalam waktu lama sehingga kolagen dan jaringan ikatnya terurai menjadi gelatin serta larut ke dalam kaldu.

Selain kolagen, kaldu tulang juga dapat mengandung protein dan mineral dalam jumlah yang bervariasi, bergantung pada bahan dan cara pengolahannya.

Konsumsi kaldu tulang dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi asupan protein. Namun, manfaatnya terhadap elastisitas kulit masih perlu dipahami berdasarkan bukti penelitian yang tersedia.

2. Ikan Berlemak

Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, dan makarel, mengandung protein yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk kolagen. Bagian kulit dan jaringan ikat ikan juga dapat menjadi sumber kolagen.

Selain protein, ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan tubuh, termasuk fungsi kulit. Nutrisi tersebut dapat membantu melengkapi kebutuhan gizi harian sebagai bagian dari pola makan sehat.

Mengonsumsi ikan secara rutin dengan cara pengolahan yang tepat dapat menjadi pilihan untuk menjaga asupan protein sekaligus memperoleh manfaat nutrisi lainnya.

3. Putih Telur

Putih telur tidak mengandung kolagen secara langsung, tetapi menyediakan protein dan asam amino yang diperlukan tubuh dalam proses pembentukan protein, termasuk kolagen.

Kandungan protein tersebut menjadikan putih telur sebagai pilihan makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Putih telur juga relatif rendah lemak sehingga mudah dipadukan dengan berbagai menu sehat.

Telur dapat dikonsumsi dengan cara direbus atau dimasak menggunakan sedikit minyak. Meski demikian, pembentukan kolagen tetap membutuhkan beragam nutrisi lain dari pola makan seimbang.

4. Daging Ayam

Daging ayam, terutama bagian kulit, tulang rawan, dan jaringan ikatnya, dapat mengandung kolagen. Bahan pangan ini juga menjadi sumber protein yang dibutuhkan untuk menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh.

Kolagen dari unggas digunakan pula sebagai bahan baku sejumlah produk suplemen. Namun, mengonsumsi ayam tidak otomatis meningkatkan kolagen kulit secara langsung karena tubuh akan mencerna protein menjadi komponen yang digunakan sesuai kebutuhannya.

Untuk menjaga pola makan tetap seimbang, ayam dapat diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus dan dipadukan dengan sayuran.

5. Jeruk dan Buah Citrus

Jeruk, lemon, dan grapefruit merupakan buah-buahan yang kaya vitamin C. Vitamin ini berperan penting dalam proses pembentukan kolagen di dalam tubuh.

Selain mendukung sintesis kolagen, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mengonsumsi buah citrus secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Buah-buahan tersebut bisa dinikmati secara langsung atau dijadikan campuran makanan dan minuman tanpa tambahan gula berlebihan.

6. Buah Berry (Strawberry, Blueberry, Raspberry)

Buah berry, seperti strawberry, blueberry, dan raspberry, mengandung vitamin C serta berbagai senyawa antioksidan. Vitamin C membantu proses pembentukan kolagen, sementara antioksidan berperan melindungi sel dari stres oksidatif.

Kandungan nutrisi tersebut dapat mendukung kesehatan kulit sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Buah berry dapat dikonsumsi sebagai camilan atau ditambahkan ke dalam yoghurt, oatmeal, dan smoothies. Mengonsumsinya secara bervariasi juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan serat harian.

7. Tomat

Tomat mengandung vitamin C dan likopen, yaitu senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada buah tersebut. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, sedangkan likopen membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Nutrisi dalam tomat dapat mendukung kesehatan tubuh, termasuk kulit. Namun, mengonsumsi tomat tidak dapat menggantikan perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Tomat dapat dinikmati secara langsung, dimasak menjadi sup, atau ditambahkan ke dalam salad dan berbagai hidangan sehari-hari.

8. Sayuran Hijau

Sayuran hijau, seperti bayam, kale, dan brokoli, menyediakan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungannya meliputi vitamin C, folat, dan sejumlah mineral yang mendukung fungsi tubuh.

Vitamin C dalam beberapa jenis sayuran hijau berperan dalam sintesis kolagen. Sementara itu, serat dan berbagai senyawa antioksidan membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian.

Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Variasi jenis sayuran juga membantu memastikan tubuh memperoleh beragam vitamin dan mineral.

9. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Kacang almond, kenari, biji labu, dan biji bunga matahari mengandung nutrisi seperti protein, zinc, dan tembaga. Mineral tersebut berperan dalam berbagai proses tubuh, termasuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan.

Kacang-kacangan dan biji-bijian tidak mengandung kolagen seperti bahan pangan hewani, tetapi nutrisinya dapat membantu mendukung proses pembentukan kolagen secara alami.

Bahan pangan ini dapat dijadikan camilan atau ditambahkan ke dalam yoghurt, oatmeal, dan salad. Karena kandungan kalorinya relatif tinggi, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi harian.

10. Buah Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh, vitamin E, vitamin C, dan berbagai nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, sedangkan vitamin E membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Kandungan lemak sehat pada alpukat juga dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan mendukung penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Alpukat dapat dikonsumsi secara langsung atau dijadikan campuran salad dan smoothies. Sebaiknya batasi tambahan gula atau susu kental manis agar asupan kalori tetap sesuai kebutuhan.

Jaga Kesehatan Kulit dengan Pola Makan Seimbang

Memenuhi kebutuhan kolagen tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Tubuh memerlukan protein, vitamin C, serta berbagai nutrisi lain untuk membentuk dan mempertahankan jaringan, termasuk kulit.

Kaldu tulang, ikan, dan bagian tertentu dari ayam dapat menyediakan kolagen, sedangkan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung proses pembentukannya.

Selain memperhatikan asupan makanan, menjaga kesehatan kulit juga perlu diimbangi dengan tidur cukup, tidak merokok, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan.

Dengan menerapkan pola makan beragam dan seimbang, kebutuhan nutrisi untuk mendukung kesehatan kulit dapat terpenuhi. Suplemen bukan satu-satunya pilihan, karena banyak nutrisi penting yang bisa diperoleh dari makanan sehari-hari.

  • Makanan Mengandung Kolagen
  • Makanan Kolagen Alami

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.