Ternyata Tidak Harus Pagi Hari, Ini Waktu yang Tepat untuk Makan Buah

Kamis, 22 Okt 2026, 18:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan berbagai senyawa antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh.

Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi buah. Ada anggapan bahwa buah sebaiknya dimakan saat perut kosong, sebelum makan, atau pada pagi hari agar nutrisinya dapat diserap secara maksimal.

Ket. Foto: Ternyata Tidak Harus Pagi Hari, Ini Waktu yang Tepat untuk Makan Buah — Sumber: Freepik

Padahal, secara umum, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa satu waktu tertentu selalu lebih baik untuk mengonsumsi buah. Manfaat buah lebih banyak ditentukan oleh jenis buah, jumlah yang dikonsumsi, serta pola makan secara keseluruhan.

Makan Buah pada Pagi Hari untuk Memulai Aktivitas

Mengonsumsi buah pada pagi hari dapat menjadi pilihan praktis untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sebelum memulai aktivitas. Buah seperti pisang, apel, pepaya, dan jeruk mengandung berbagai zat gizi yang membantu memenuhi kebutuhan harian.

Pisang, misalnya, mengandung karbohidrat dan kalium, sedangkan pepaya menyediakan vitamin C dan serat. Buah juga dapat dipadukan dengan yoghurt, oatmeal, atau sumber protein lain agar sarapan lebih seimbang dan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Meski demikian, makan buah pada pagi hari bukanlah keharusan. Buah tetap memberikan manfaat apabila dikonsumsi pada waktu lain sesuai kebutuhan dan kebiasaan masing-masing.

Buah Sebelum atau Sesudah Makan, Mana yang Lebih Baik?

Buah dapat dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan. Mengonsumsi buah sebelum makan mungkin membantu sebagian orang merasa kenyang lebih cepat karena kandungan air dan seratnya. Sementara itu, makan buah setelah makan juga tidak membuat nutrisinya otomatis sulit diserap.

Sistem pencernaan manusia mampu mencerna berbagai jenis makanan yang dikonsumsi bersamaan. Karena itu, anggapan bahwa buah harus dimakan secara terpisah agar tidak mengalami fermentasi di dalam lambung tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat pada orang dengan sistem pencernaan normal.

Bagi orang yang mudah mengalami kembung atau memiliki gangguan pencernaan tertentu, pemilihan jenis buah dan ukuran porsi dapat lebih berpengaruh dibandingkan waktu konsumsinya.

Makan Buah sebagai Camilan Sehat

Buah juga cocok dijadikan camilan di antara waktu makan. Apel, pir, jeruk, atau potongan semangka dapat menjadi alternatif camilan yang membantu memenuhi kebutuhan serat dan vitamin.

Dibandingkan camilan tinggi gula tambahan dan lemak jenuh, buah utuh umumnya memberikan lebih banyak serat dan air. Kandungan seratnya juga membantu menjaga fungsi pencernaan serta mendukung kesehatan metabolisme.

Namun, penderita diabetes perlu memperhatikan porsi dan respons gula darah masing-masing. Buah utuh umumnya lebih dianjurkan dibandingkan jus buah dengan gula tambahan karena seratnya masih terjaga.

Konsistensi Lebih Penting daripada Waktu

Pada akhirnya, tidak ada satu waktu makan buah yang berlaku paling baik bagi semua orang. Hal terpenting adalah mengonsumsi buah secara rutin, memilih beragam jenis buah, dan menjadikannya bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Mengutamakan buah utuh, menyesuaikan porsi dengan kebutuhan, serta membatasi jus dengan gula tambahan merupakan langkah sederhana untuk memperoleh manfaat buah bagi kesehatan. Dengan kebiasaan yang konsisten, buah dapat menjadi bagian penting dari pola hidup sehat setiap hari.

  • Waktu yang Tepat untuk Makan Buah
  • Makan Buah di Waktu yang Tepat

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.